Mitsubishi Motors IndonesiaMitsubishi Motors Indonesia
Life’s Adventure: Empowering Every Journey

06 Januari 2026

Jangan Panik! Ini Langkah Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir

Jangan Panik! Ini Langkah Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir

Hujan deras dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Banyak pengendara akhirnya harus melewati genangan air yang cukup tinggi untuk dapat pulang atau melanjutkan perjalanan.

Pada beberapa kasus, kendaraan bahkan mulai terasa berat dan mesin tidak lagi bekerja sehalus biasanya. Wajar jika muncul rasa cemas, terlebih ketika mobil menjadi sarana transportasi utama setiap hari.

Pada situasi seperti ini, kenyamanan dan rasa aman menjadi prioritas dalam berkendara. Beberapa model Mitsubishi Motors, seperti Mitsubishi Destinator, Mitsubishi New Xpander Cross, dan Mitsubishi Pajero Sport, memiliki ground clearance yang lebih tinggi, sehingga membantu pengemudi merasa lebih percaya diri saat menghadapi kondisi jalan yang bervariasi. 

Dalam situasi darurat, ground clearance tersebut dapat memberikan keuntungan tambahan ketika melewati genangan air dengan ketinggian tertentu, namun pengemudi tetap dianjurkan untuk menghindari banjir demi keselamatan dan menjaga performa kendaraan tetap optimal.

Meski demikian, melewati genangan tetap memerlukan perhatian khusus. Setelah melalui kondisi ekstrem, pemeriksaan kendaraan sangat dianjurkan agar performanya tetap optimal dan komponen bekerja dengan baik untuk penggunaan berikutnya.

Lakukan langkah perawatan dasar setelah banjir, lalu lanjutkan dengan pengecekan profesional agar kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.

BACA JUGA: Manfaat Ground Clearance Tinggi pada Mobil yang Jarang Diketahui

1. Jangan Menyalakan Mesin

Saat mobil terendam atau baru selesai menerjang banjir, banyak orang refleks langsung menstarter mesin untuk memastikan kendaraan masih berfungsi. Langkah ini terlihat wajar, tetapi justru sangat berisiko.

Sebab, jika air sudah masuk ke ruang bakar atau sistem kelistrikan, memaksa mesin hidup dapat menyebabkan korsleting, water hammer, hingga kerusakan fatal.

Maka langkah terbaiknya adalah:

Langkah ini penting agar pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sebelum mesin kembali dihidupkan.

2. Periksa Kondisi Oli dan Transmisi

Walaupun mobil tidak mogok saat melewati banjir, tetap ada kemungkinan air masuk ke pelumas. Campuran air pada oli tidak terlihat langsung, tetapi akan menyebabkan pelumasan tidak optimal dan merusak komponen mesin perlahan.

Pemilik kendaraan dianjurkan untuk:

Jika pemeriksaan ini terlewat, mesin bisa mulai mengeluarkan suara kasar dan performa menurun hingga akhirnya memerlukan turun mesin.

3. Bersihkan Kolong, Rem, dan Radiator

Lumpur, pasir, serta kotoran dari banjir bisa menempel di bagian kaki-kaki, kampas rem, hingga radiator. Jika tidak dibersihkan, rem bisa lengket, radiator tersumbat, dan karat mulai muncul.

Langkah ideal yang bisa dilakukan ketika banjir surut adalah:

Jika air masuk ke kabin dan membuat karpet dasar basah, segera keringkan. Kondisi lembap bisa menimbulkan jamur, bau apek, hingga merusak perangkat elektronik yang berada di bawah lantai kabin.

BACA JUGA: Jangan Sepelekan Perawatan Rem Mobil, Fungsinya Vital!

4. Waspadai Water Hammer

Water hammer adalah kondisi ketika air masuk ke ruang bakar dan menghambat gerak piston. Tidak semua kasus membuat mobil langsung mogok, gejalanya bisa hanya berupa mesin brebet ringan atau tenaga berkurang.

Namun, jika dibiarkan, kerusakan akan semakin parah dan komponen seperti piston, connecting rod, maupun gasket kepala silinder dapat rusak. Pemeriksaan dini sangat membantu mencegah biaya perbaikan yang membengkak.

5. Periksa Filter Udara, Sekring, dan Sistem Elektronik

Air dan kelembapan dapat masuk melalui celah kecil di ruang mesin maupun interior. Filter udara yang basah dapat membuat air ikut terhisap ke ruang bakar, sehingga mesin tidak bertenaga dan rawan rusak.

Begitu pula pada sekring dan soket listrik, karena korosi dapat muncul tanpa gejala awal. 

Sebaiknya lakukan pemeriksaan, pengeringan, dan penggantian jika diperlukan untuk memastikan sistem elektronik kembali bekerja normal dan tidak menimbulkan gangguan saat digunakan.

Mobil tidak selalu rusak total setelah menerjang banjir, tetapi kerusakan justru bisa muncul perlahan jika tidak segera dilakukan penanganan yang tepat. Pemeriksaan mesin, oli, rem, kolong mobil, hingga kabin sangat penting untuk memastikan kendaraan tetap aman digunakan.

Pastikan mobil Anda tetap prima setelah banjir dengan segera bawa kendaraan ke bengkel resmi Mitsubishi Motors untuk pemeriksaan menyeluruh mulai dari mesin, kelistrikan, hingga interior. Dengan servis cepat, Anda bisa meminimalkan risiko kerusakan serius dan menjaga performa mobil tetap optimal.

Cari Dealer

Berita Terbaru

Lihat Selengkapnya

Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.