Boros atau iritnya konsumsi BBM tidak selalu ditentukan oleh kondisi mesin semata. Dalam banyak kasus, kebiasaan berkendara dan cara merawat kendaraan sehari-hari justru menjadi faktor utama yang memengaruhi efisiensi bahan bakar.
Memahami hal tersebut sejak awal penting agar kendaraan tetap nyaman digunakan, performanya terjaga, dan konsumsi BBM bisa lebih irit.
Berikut beberapa kebiasaan yang sering dilakukan tanpa disadari oleh pengguna mobil yang membuat konsumsi BBM menjadi lebih boros.
1. Menggunakan BBM yang Tidak Sesuai Rekomendasi
Setiap kendaraan memiliki kebutuhan BBM yang berbeda sesuai dengan spesifikasi mesinnya. Rekomendasi jenis BBM dapat ditemukan pada buku manual pemilik kendaraan dan sebaiknya dijadikan acuan utama.
Penggunaan BBM yang tidak sesuai memang masih memungkinkan mobil berjalan, tetapi pembakaran di dalam mesin bisa menjadi kurang optimal. Dampaknya, respons mesin terasa berbeda dan konsumsi BBM berpotensi menjadi lebih boros.
2. Tekanan Angin Ban Kurang dari Standar

Ban yang kurang angin membuat mesin bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan. Kondisi ini secara langsung meningkatkan konsumsi BBM dan juga dapat memengaruhi kenyamanan berkendara.
Pemeriksaan tekanan ban secara rutin, sesuai anjuran di buku manual atau stiker informasi kendaraan, merupakan langkah sederhana yang berdampak besar terhadap efisiensi bahan bakar mobil Anda.
Untuk kendaraan modern, fitur TPMS (Tire Pressure Monitoring System) juga bisa membantu pengemudi memantau tekanan angin secara real-time, sehingga risiko konsumsi BBM lebih boros karena ban kurang angin bisa diminimalkan.
BACA JUGA: Tak Disangka Ternyata Mudah Dilakukan, Ini Cara Agar Mobil Irit
3. Gaya Mengemudi Terlalu Agresif
Menekan pedal gas secara tiba-tiba, sering mengerem mendadak, atau memacu mobil tanpa perhitungan juga bisa membuat BBM lebih cepat habis. Mesin membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk merespons perubahan kecepatan yang ekstrem.
Mengemudi dengan halus, menjaga jarak aman, dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan membantu mesin bekerja lebih efisien sekaligus meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
4. Jarang Melakukan Perawatan Berkala
Meski mobil masih tergolong baru, perawatan rutin tetap diperlukan. Oli mesin yang sudah menurun kualitasnya, filter udara kotor, atau komponen yang tidak dicek secara berkala dapat memengaruhi efisiensi BBM secara perlahan.
Servis berkala sesuai jadwal di buku manual membantu menjaga performa kendaraan tetap optimal dan konsumsi bahan bakar tetap efisien.
BACA JUGA: Apakah Mobil Modern Masih Perlu Dipanaskan Setiap Pagi?
5. Beban Kendaraan Berlebihan
Membawa barang yang tidak diperlukan, terutama dalam jangka waktu lama, membuat kendaraan bekerja lebih berat. Semakin besar beban, semakin besar pula konsumsi BBM yang dibutuhkan.
Biasakan membawa barang seperlunya dan menjaga bagasi tetap rapi agar kendaraan dapat melaju lebih ringan dan efisien.
Menjaga konsumsi BBM tetap efisien dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengikuti rekomendasi BBM di buku manual pemilik kendaraan, menerapkan gaya berkendara yang lebih halus, serta melakukan perawatan rutin.
Jika masih ragu mengenai jenis BBM yang sesuai atau kondisi kendaraan Anda, berkonsultasi dengan tenaga ahli di dealer dan bengkel resmi Mitsubishi Motors merupakan langkah yang tepat. Tim profesional siap membantu memberikan penjelasan dan memastikan kendaraan selalu dalam kondisi terbaik.