Bayangkan Anda sedang berkendara pulang di malam hari bersama mobil Mitsubishi Motors kesayangan, lalu tiba-tiba mobil terasa limbung. Setelah menepi dan memeriksa, ternyata salah satu ban kempes akibat terkena paku. Situasi seperti ini sering terjadi tanpa diduga, dan mau tidak mau Anda harus mengganti ban di tempat.
Namun, ada satu kesalahan yang masih sering dilakukan banyak pengemudi, meletakkan dongkrak di titik yang salah. Sekilas terlihat sepele. Padahal, salah posisi dongkrak bisa menyebabkan bagian bawah mobil penyok, ambles, bahkan membuat mobil tergelincir saat sedang terangkat. Dalam beberapa kasus, kerusakan justru bertambah karena pengguna terburu-buru tanpa memahami titik tumpu yang benar.
Karena itu, memahami titik tepat untuk mendongkrak mobil adalah pengetahuan dasar yang wajib dimiliki setiap pemilik kendaraan.
Titik Jack Point
Setiap mobil sebenarnya sudah memiliki jack point, yaitu titik struktur bodi atau sasis yang dirancang khusus untuk menopang beban mobil saat diangkat menggunakan dongkrak. Ditandai dengan lekukan, tonjolan, atau simbol khusus pada rangka atau lipatan bodi bawah mobil.
Jack point atau titik dongkrak biasa berada di:
Bagian bawah side skirt dekat roda depan.
Bagian bawah side skirt dekat roda belakang.
Rangka bawah (frame rail) pada mobil ladder frame seperti Pajero Sport dan Triton.
Pada keluarga Xpander, Xforce, dan Destinator yang bersasis monokok, jack point biasanya berada di pinch weld atau bagian lipatan logam yang diperkuat di bawah ambang pintu.
Jika salah menempatkan dongkrak, misalnya pada lantai bodi yang tipis atau panel plastik bawah, akibatnya bisa membuat bodi bawah penyok, lapisan anti-karat rusak, dongkrak berpotensi bergeser, dan paling parang mobil jatuh dari posisi terangkat.
Karena itu cara menemukan titik dongkrak yang tepat, Anda wajib mengecek Buku Manual Kendaraan. Semua mobil Mitsubishi Motors pasti selalu mencantumkan ilustrasi titik dongkrak yang direkomendasikan.
Selain titik dongkrak, cara penggunaannya juga sangat penting. Berikut beberapa langkah aman yang wajib diperhatikan.
Parkir di permukaan yang rata dan keras seperti aspal atau beton. Hindari mendongkrak di tanah lunak, kerikil, atau jalan miring.
Aktifkan rem tangan dan posisikan transmisi ke “P” jika otomatis dan posisi gigi 1 atau R untuk transmisi manual. Tujuannya supaya roda mobil “terkunci”.
Saat mendongkrak gunakan ganjal ban pada roda yang tidak diangkat agar mobil tidak menggelinding.
Angkat hanya sampai ban terlepas beberapa sentimeter dari tanah. Tidak perlu terlalu tinggi karena justru menambah risiko goyah.
Dongkrak darurat bawaan mobil dirancang untuk ganti ban, bukan menopang kendaraan dalam waktu lama.
Jika perlu bekerja di bawah mobil, gunakan jack stand sebagai penyangga tambahan.
BACA JUGA
• 6 Fitur Eksklusif Mitsubishi Destinator
• Jangan Lengah! Begini Cara Melintasi Rel Kereta Dengan Aman Saat Berkendara