Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
29 Mei 2019
Sebelum Pasang Roof Box, Pahami Dulu Syarat-Syarat Berikut Ini
Saat musim libur Lebaran seperti sekarang ini tentu banyak dari Mitsubishi Family yang melakukan aktivitas mudik ke kampung halaman. Nah biasanya saat pergi mudik ini banyak dari pengguna kendaraan yang menambahkan roof box atau bagasi tambahan di atap mobil. Tujuannya tentu agar bisa memuat lebih banyak barang bawaan.
Tapi ternyata tidak semua mobil bisa dipasang roof box di atap. Maka dari itu, sebelum Anda memutuskan untuk memasangnya, ada baiknya perhatikan beberapa hal berikut ini.
- Perlu Adanya Roof Rack
Hal pertama yang harus dipastikan sebelum menggunakan roof box adalah mobil Anda harus sudah memiliki roof rail. Nah gunanya roof rail adalah menjadi pegangan bagi roof rack yang berfungsi sebagai dudukan si roof box tersebut di atap mobil. Jangan menaruh barang bawaan langsung di atas atap kendaraan.
Bagi mobil yang sudah memiliki roof rail tentunya memang sudah didesain untuk dapat dipasang roof rack. Seperti mobil SUV Mitsubishi Pajero Sport dan juga Outlander Sport yang sudah memiliki roof rail sebagai peralatan standar di mobilnya. Tetapi, bagaimana jika mobil yang dimiliki belum memiliki roof rail? Tentunya Anda harus memodifikasi atap mobil untuk memasang roof rack.
- Kenali Jenis Roof Rack
Jika mobil Anda tidak tersedia roof rail sebenarnya bisa menggunakan roof rack atau roof rail aftermarket yang dijual di toko aksesoris. Ada dua pilihan jenis pemasangannya yaitu dengan cara atap mobil dibor untuk memasang roof rail atau menjepit roof rack di tulang atap. Dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, untuk itu kebijaksanaan Anda lagi-lagi dibutuhkan untuk menentukan hal ini. Keselamatan berkendara adalah hal utama yang harus diperhatikan dalam menentukan pilihan tersebut, jadi lebih baik pasanglah roof rack yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mobil.
- Perhatikan Beban Maksimal Mobil
Sebelum memilih roof rack dan roof box, terlebih dahulu Anda harus memahami beban maksimal yang mampu diterima oleh mobil. Beban maksimal yang diperbolehkan ketika membawa beban di atap mobil dapat berbeda di setiap kendaraan, untuk kendaraan Pajero sport misalnya berat maksimal yang boleh dibawa di atap adalah 80 kg (termasuk beban roof box dan roof rack). Apabila beban yang dibawa berlebih, dapat mengurangi faktor keselamatan dan kenyamanan berkendara. Serta dapat mengakibatkan deformasi/penyok pada atap kendaraan.
- Pilih Material dan Bentuk Roof Box
Jika roof rack sudah terpasang maka berikutnya memilih material roof box yang baik, di mana saat ini material yang cukup baik adalah yang berbahan dasar plastik karena tahan akan perubahan cuaca dan iklim. Perhatikan juga desain atau bentuk roof box yang sesuai dengan desain atap mobil karena akan memengaruhi aerodinamika mobil, keselamatan serta kenyamanan berkendara saat melaju di kecepatan tinggi.
Bila ukuran dan bentuknya tidak sesuai maka dapat membahayakan pengendara dan penumpang karena mobil akan menjadi tidak stabil. Pilihlah yang bobotnya tidak terlalu membebani mobil, kurang lebih sekitar 10 kilogram. Urusan menggunakan roof box ini tidak hanya soal beban maksimal saja, tapi juga harus memperhatikan dimensi roof box tersebut. Tinggi ideal roof box berkisar di angka 35-45 cm dan lebar 90-95 cm.
- Teliti Lagi Cara Memasangnya
Kalau sudah menetapkan pilihan, perhatikan lagi cara pemasangannya, harus cermat dan teliti. Jangan sampai ada efek samping yang tidak diinginkan, seperti adanya kebocoran saat hujan atau mencuci mobil. Lalu, tempatkan roof rack di posisi tengah, jangan terlalu ke depan atau terlalu menjorok ke belakang karena akan mengganggu aerodinamika mobil sehingga membuat mobil tidak stabil ketika melaju.
- Catatan saat berkendara
Jika sudah sesuai dengan standar keamanan, maka sebaiknya Anda menempatkan barang-barang yang ringan ya pada roof box. Misalnya seperti tas atau baju sehari-hari. Hindari menaruh barang bawaan yang terlalu berat.
Ketika membawa muatan barang di atap kendaraan, pastikan anda mengemudi dengan pelan dan hindari manuver yang berlebihan seperti pengereman mendadak atau berbelok dengan cepat. Berat tambahan pada bagian atap akan meningkatkan pusat gravitasi kendaraan dan dapat mempengaruhi karateristik mengemudi. Akibatnya, kesalahan dalam mengemudi ataupun manuver mendadak dapat menyebabkan anda kehilangan kontrol dan dapat menyebabkan kecelakaan.
Tapi yang terpenting adalah Anda sudah menggunakan roof box yang semestinya untuk mobil. Bukan malah menggunakan kardus yang ditutup kain terpal lalu diikat-ikat menggunakan tali ya! Selamat mudik dengan aman dan nyaman bagi seluruh Mitsubishi Family.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











