Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
27 Agustus 2020
Agar Optimal, Jangan Lupakan Perawatan Ban ini
Biasanya pemilik mobil jarang ada yang melakukan pengecekan pada komponen ban, terutama sebelum melakukan perjalanan. Padahal komponen ini memiliki peran vital pada perjalanan Anda dan keluarga saat berkendara dengan mobil.
Perawatan ban memang kerap terlupakan, jika memang ban tersebut tidak bocor atau kempis. Itu sebabnya dibutuhkan pengecekan secara berkala oleh pemilik mobil agar tetap aman saat berkendara.
Apa saja poin-poin penting yang diperlukan dalam pengecekan si kulit bundar ini? Simak penjelasan berikut.
Lakukan Rotasi Ban
Pada jarak waktu tertentu, melakukan rotasi atau perpindahan posisi keempat ban mobil memang diperlukan. Gunanya agar tingkat keausan ban akan menyebar secara merata, sehingga mempengaruhi kenyamanan berkendara. Ada banyak cara melakukan rotasi ban, disesuaikan dengan jenis ban yang digunakan. Rotasi ban ini direkomendasikan untuk dapat dilakukan tiap kelipatan 10.000km.

Cek Tekanan Angin
Poin ini adalah poin pertama yang sangat mendasar dari rutinitas pengecekan ban. Anda dapat dengan mudah melihat sekeliling mobil, apakah ada ban yang kempes atau anginnya berkurang. Selain demi kenyamanan, tekanan angin yang sesuai dengan peruntukannya akan membuat usia ban lebih panjang dan juga hemat bahan bakar. Jika tekanan angin pada ban kurang, maka resiko untuk mengalami pecah ban lebih besar. Karena dinding samping ban tidak akan kuat menahan bobot mobil jika tekanan anginnya kurang.
Ukuran Standar Tekanan Angin
Untuk melihat ukuran tekanan angin sesuai standar pabrikan, Anda bisa melihat pada stiker yang biasanya terdapat pada dinding bagian kanan pintu depan mobil, pada kursi pengemudi. Atau biasanya juga tersedia informasinya pada buku manual kendaraan. Jika tertera ukuran standar yang dianjurkan adalah 30, 35 atau 40 psi, Anda bisa menaikkan hingga 10 persen lebih banyak dari rekomendasi pabrik. Tapi jangan sampai kurang dari tekanan yang direkomendasikan pabrikan ya, jangan juga sampai lebih besar terlalu banyak.

Rutin Lakukan Spooring – Balancing
Setiap kendaraan juga diharuskan untuk melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi kelurusan ban. Mungkin lebih dikenal dengan istilan spooring dan balancing. Idealnya perawatan spooring dan balancing ini dilakukan setiap 10.000 km ya. Bisa juga ketika Anda merasakan setir mobil terasa bergetar atau sudah tidak lurus (center) lagi. Atau jika Anda melepas setir, kemudian mobil akan cenderung berbelok sendiri entah ke kanan atau ke kiri. Nah, itu berarti sudah saatnya ban mobil untuk dilakukan spooring dan balancing.

Spooring sendiri adalah proses untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti semula, sedangkan balancing adalah proses menyeimbangkan putaran keempat roda mobil. Jika tidak dilakukan perawatan ini, imbasnya akan membuat permukaan ban menjadi tidak rata, setir terasa bergetar dan parahnya lagi ban mobil akan mengalami keausan yang tidak merata.
Perhatikan Muatan Beban Kendaraan
Usia ban juga ditentukan oleh gaya berkendara Anda, salah satunya dengan menjaga kapasitas beban sesuai dengan yang dianjurkan. Jangan melebihi kapasitas beban angkut karena akan mengganggu fungsi ban dan juga pengereman. Akibatnya keselamatan dan kenyamanan berkendara akan terancam.
Selain itu, gaya mengemudi Anda akan menentukan kondisi ban. Contohnya jika Anda terlalu sering melakukan pengereman dan menikung di kecepatan tinggi. Maka kondisi ban akan cepat aus, selain itu juga gaya mengemudi seperti itu lebih berbahaya.

Periksa Juga Kondisi Ban Cadangan
Anda tidak tahu kapan akan membutuhkan ban cadangan ini, jadi sebaiknya Anda juga tak mengabaikan ban serep mobil Anda. Meskipun fungsinya sebagai cadangan, tapi harus tetap dipastikan bahwa ban serep akan berfungsi baik saat akan digunakan. Untuk itu, rawat ban serep dengan memeriksanya secara berkala, baik itu tekanan angin maupun tampilannya.
Jika semua poin-poin di atas sudah Anda lakukan dengan rutin, maka ketika sewaktu-waktu mengalami kendala seperti ban bocor Anda tidak akan kesulitan. Pastikan untuk mengganti ban di tempat yang aman dari kendaraan lain. Jangan lupakan untuk memastikan kunci-kunci roda ada di mobil dan tidak lupa untuk memasang segitiga peringatan di bagian belakang mobil, jaraknya sekitar 20 meter dari posisi belakang mobil.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











