Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
27 Agustus 2021
Cakram Mobil Timbul Karat Ketika Lama Tidak Digunakan, Bukan Berarti Rusak
Bagi pemilik mobil dengan piranti pengereman yang sudah menggunakan rem cakram, mungkin sering melihat kondisi piringan cakram yang timbul karat. Umumnya kondisi seperti ini timbul ketika mobil lama tidak digunakan, hanya terparkir di garasi rumah.
Banyak juga yang menduga kalau sudah timbul karat pada piringan cakram ini berarti kualitas pengereman akan jadi buruk, begitu juga dengan kualitas piringan itu sendiri. Padahal hal ini adalah wajar, terjadinya karat pada piringan cakram akibat adanya sisa air yang menempel. Namun ketika mobil digunakan kembali maka noda atau bercak karat ini akan terkikis ketika terjadi pengereman.
Bercak karat pada cakram terjadi karena bahan dari cakram itu sendiri yang mudah berkarat, tapi tidak korosif karena itu baru bereaksi saja. Apalagi ketika malam hari, suhu lingkungan cenderung lebih dingin dan mungkin saja ada embun yang menempel pada bagian piringan
Anda mungkin tidak tahu, piringan cakram itu materialnya terbuat dari cast iron atau besi tuang. Sudah menjadi sifat dasar bila mudah teroksidasi sehingga menimbulkan karat, karena memang tidak diberi anti karat.
Alasan piringan cakram tak diberi lapisan anti-karat bukan karena masalah memangkas ongkos produksi agar lebih murah. Kondisi tersebut dilakukan justru untuk mempertahankan fungsinya, yakni agar mudah menimbulkan friksi saat pengereman.
Bagaimana cara menghilangkannya
Pertanyaan ini kerap diajukan oleh pemilik mobil ketika melihat piringan cakramnya timbul bercak noda karat. Jawabannya sederhana, cukup digunakan seminggu sekali, bisa dengan keliling komplek saja.
Noda karat ini akan hilang dengan sendirinya ketika mobil dijalankan 3 atau 5 meter, hilang karena terjadi gesekan dari kampas rem, dan ini sebuah hal yang wajar. Tidak perlu takut kualitas pengereman mobil akan berkurang.
Sebaiknya Anda juga tidak perlu membersihkan piringan cakram ini dengan menggunakan cairan penetran yang licin, malah yang terjadi adalah pengereman mobil bermasalah. Akibat piringan cakram yang licin dari cairan tersebut, sehingga jepitan dari kampas rem ke piringan menjadi berkurang dan bisa membahayakan pengemudi.
Dengan Anda tetap menjalankan mobil minimal satu kali dalam seminggu, tentunya Anda akan mencegah terjadi kerusakan komponen lain di mobil. Seperti contohnya aki dan ban yang jadi terawat saat digunakan secara rutin.
Jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi Mitsubishi untuk memastikan kondisi kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.
Artikel Terkait

18 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, MMKSI Tebar Promo Servis dan Bodi & Cat hingga 31 Agustus
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan penawaran menarik bagi pelanggan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui Program Kemerdekaan Service 2026 dan Bodi & Cat Kilau Merdeka, pelanggan Mitsubishi Motors bisa mendapatkan berbagai keuntungan selama periode 1–31 Agustus 2026. Informasi selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Dari Kebun Sawit ke IKN, Sukses Pengaruhi Teman Untuk Beli Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian berkat desain futuristis, teknologi modern, kabin luas, serta kemampuan berkendara yang dirancang untuk berbagai kondisi jalan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Herman Wahyudi, pemilik Mitsubishi Destinator Ultimate asal Magelang, Jawa Tengah. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Cairan-Cairan Penting pada Mitsubishi Destinator: Fungsi, Kapasitas, dan Waktu Penggantiannya
Mobil modern seperti Mitsubishi Destinator memiliki berbagai cairan yang bekerja layaknya “darah” bagi setiap sistem kendaraan. Mulai dari melumasi mesin, menjaga suhu kerja tetap stabil, hingga membantu sistem pengereman bekerja optimal. Lebih lanjut baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Bisa Parkir Paralel! Begini Cara Pakai Tuas Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan sejumlah teknologi yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis dan modern. Salah satunya adalah tuas electric shifter, sistem pemindah posisi transmisi yang tidak lagi menggunakan mekanisme tuas konvensional secara langsung. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
4 Hal Yang Membuat New Xforce HEV Berbeda Dibanding Hybrid Lain
Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda. Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya











