Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
12 Maret 2020
Fitur UMS & FCM: Meminimalisir Efek dari Kesalahan Menginjak Pedal oleh Pengemudi
Dikarenakan beberapa kondisi, seperti konsentrasi menurun maupun belum lancar mengendarai mobil, beberapa pengemudi kerap kali salah menginjak pedal gas tanpa disengaja. Akibatnya tentu bisa membahayakan bagi sang pengemudi dan juga kendaraan lain di sekitarnya.
Seiring dengan perkembangan teknologi, Mitsubishi Motors juga menghadirkan fitur safety untuk meminimalisir efek dari kesalahan ini. Fitur ini bernama Ultra Mis-acceleration Mitigation System (UMS) dan Forward Collision Mitigation (FCM) yang sudah tersedia di Mitsubishi Pajero Sport, New Triton, Eclipse Cross, dan juga pada mobil ramah lingkungan Outlander PHEV.
Fitur UMS merupakan teknologi keselamatan berupa sensor radar terintegrasi yang secara otomatis mengirim sinyal jika ada hambatan yang terdeteksi, baik di depan atau belakang kendaraan. Fitur UMS ini memiliki empat sensor di depan dan 4 sensor di belakang. Jadi, jika sistem membaca pengendaranya salah injak pedal, maka sistem UMS ini secara otomatis akan membatalkan akselerasi. Output mesin juga akan secara otomatis dikontrol oleh UMS bila Anda secara tiba-tiba tanpa sadar menginjak pedal gas atau mempercepat kendaraan.

"Syarat UMS aktif itu bukan digas pelan-pelan. Bayangannya adalah seperti mau injak rem mendadak, panik, malah injak pedal gas, baru sensor itu bekerja. Tapi kalau gasnya diinjak pelan-pelan, nggak berfungsi fitur itu. Jadi namanya Ultrasonic Mis-Acceleration, atau akselerasi yang tidak diharapkan baik maju maupun mundur bisa dicegah dengan fitur ini," jelas Head of Technical Service PT Mitsubishi Motors Krama Yudha, Boediarto.
Sedikit berbeda, fitur Forward Collision Mitigation (FCM) membantu pengemudi yang lengah ketika di depan ada kendaraan namun pengemudi tidak mengurangi kecepatan atau menginjak rem. Dalam kondisi ini, FCM akan melakukan peringatan dengan sinyal suara. Lebih lanjut, apabila pengemudi masih tidak ada respon maka FCM akan memberikan sinyal suara ditambah pelambatan atau pengereman perlahan secara otomatis. Apabila pengemudi masih belum ada respon (dianggap tertidur) maka secara otomatis mobil akan melakukan pengereman.
Dengan adanya kedua fitur keamanan ini, kendaraan Mitsubishi diharapkan dapat meminimalisir efek dari kesalahan menginjak pedal oleh pengemudi yang dapat membahayakan pengemudi, penumpang, juga pengguna jalan lainnya.
Artikel Terkait

18 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, MMKSI Tebar Promo Servis dan Bodi & Cat hingga 31 Agustus
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan penawaran menarik bagi pelanggan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui Program Kemerdekaan Service 2026 dan Bodi & Cat Kilau Merdeka, pelanggan Mitsubishi Motors bisa mendapatkan berbagai keuntungan selama periode 1–31 Agustus 2026. Informasi selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Dari Kebun Sawit ke IKN, Sukses Pengaruhi Teman Untuk Beli Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian berkat desain futuristis, teknologi modern, kabin luas, serta kemampuan berkendara yang dirancang untuk berbagai kondisi jalan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Herman Wahyudi, pemilik Mitsubishi Destinator Ultimate asal Magelang, Jawa Tengah. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Cairan-Cairan Penting pada Mitsubishi Destinator: Fungsi, Kapasitas, dan Waktu Penggantiannya
Mobil modern seperti Mitsubishi Destinator memiliki berbagai cairan yang bekerja layaknya “darah” bagi setiap sistem kendaraan. Mulai dari melumasi mesin, menjaga suhu kerja tetap stabil, hingga membantu sistem pengereman bekerja optimal. Lebih lanjut baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Bisa Parkir Paralel! Begini Cara Pakai Tuas Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan sejumlah teknologi yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis dan modern. Salah satunya adalah tuas electric shifter, sistem pemindah posisi transmisi yang tidak lagi menggunakan mekanisme tuas konvensional secara langsung. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
4 Hal Yang Membuat New Xforce HEV Berbeda Dibanding Hybrid Lain
Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda. Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya











