Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
17 Februari 2021
Jangan Hanya Asal Duduk, Ini Cara dan Posisi Mengemudi yang Benar
Keselamatan dan kenyamanan selama mengemudi mobil bisa dilihat dari beragam faktor. Salah satu yang tak kalah penting, yaitu cara dan posisi mengemudi itu sendiri. Mungkin selama ini Anda menganggap posisi duduk di dalam mobil terutama bagi pengemudi itu tidak penting, tanpa mengindahkan aturan yang aman, asal nyaman saja.
Tapi ternyata tidak seperti itu, posisi duduk saat mengemudi itu ada cara dan aturan yang aman. Selain itu, apabila cara dan posisi mengemudi sudah benar, maka Anda pasti akan merasa nyaman dan tentunya aman selama di perjalanan.
Bagaimana cara dan posisi duduk saat mengemudi yang benar, berikut ini beberapa tips cara dan posisi mengemudi yang benar menurut Rifat Sungkar selaku Brand Ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia
Posisi ergonomis
“Saat mengemudi itu paling penting adalah soal posisi duduk harus benar-benar ergonomis. Pastikan punggung menempel dengan back rest atau sandaran jok. Selain itu, sesuaikan sandaran sehingga Anda bersandar pada sudut sekitar 100 derajat,” ujar Rifat Sungkar.
Duduk bersandar pada sudut ini akan menurunkan tekanan pada punggung bagian bawah sehingga akan membuat aktivitas mengemudi menjadi nyaman. Perlu diingat, sebaiknya atur posisi duduk seperti itu sebelum melakukan perjalanan agar Anda merasa nyaman.

Perhatikan posisi tangan
Selanjutnya posisi tangan. Posisi ini berperan penting karena selama perjalanan tangan yang akan mengendalikan roda kemudi dan tuas persneling. Ada baiknya untuk berpegang teguh pada aturan posisi arah jam 9 dan arah jam 3.
“Caranya, bayangkan setir kemudi yang Anda kendalikan menyerupai jam dinding. Posisikan tangan kiri sesuai arah pukul 9 dan tangan kanan pada posisi arah pukul 3,” tambah pria yang juga memiliki sekolah berkendara defensive driving, Rifat Driving Labs ini.
Dia menambahkan agar mengatur posisi lingkar kemudi sesuai dengan postur badan. “Enaknya di setiap model mobil Mitsubishi, posisi setir bisa diatur naik turun dan maju mundur sesuai kenyamanan pengemudi berkat fitur Tilt and Telescopic Steering,” jelasnya.
Kaki tidak boleh menekuk
Selain tangan, posisi kaki saat mengemudi tidak boleh terlalu menekuk dan tidak boleh pula terlalu lurus. Pasalnya, posisi kaki yang tepat saat mengemudi akan mencegah nyeri lutut. Atur posisi kaki ini dengan menyetel maju mundur jok pengemudi.
“Kalau di Xpander dan Xpander Cross penyetelan posisi jok ini masih manual, tapi kalau di Pajero Sport dan Eclipse Cross semuanya sudah elektrik,” beber Rifat lagi.
Posisikan tinggi kursi
Terakhir, tinggi atau tidaknya kursi juga harus Anda kendalikan sesuai dengan postur tubuh. Posisikan kursi hingga pinggul sejajar dengan lutut dan angkat kursi lebih tinggi jika Anda tidak dapat melihat dengan jelas kaca depan.
Sebaiknya jangan mengemudi dengan pinggul lebih rendah dari lutut Anda karena akan menyumbat peredaran darah ke kaki. Pada model Mitsubishi yang dipasarkan di Indonesia juga sudah memiliki pengaturan ketinggian kursi, baik secara elektrik seperti pada Pajero Sport, Eclipse Cross, dan juga Outlander PHEV maupun secara manual dengan cara diputar seperti pada Xpander dan Xpander Cross.
Beda posisi duduk saat malam hari
Selain mengatur posisi duduk, perhatikan juga waktu mengemudinya karena menurut Rifat saat mengemudi malam hari perlakuannya sedikit berbeda. Memang menurut survey di Indonesia itu masih 80 persen lebih yang berkendara di siang hari, tapi tetap harus tahu kalau posisi duduk saat mengemudi di malam hari sedikit berbeda dari siang hari.
“Jadi mengemudi di malam hari itu harus memperhatikan sudut tikungan harus bisa dirasakan dengan jelas. Kalau di siang hari pengaturannya sudah pas, tapi di malam hari visibilitasnya berbeda sehingga harus ada penyesuaian sedikit,” ungkap Rifat.
Paling tidak menurut Rifat ada penyesuaian ketinggian jok sekitar 1 atau 2 cm lebih tinggi ketika berkendara di malam hari. “Tujuannya agar mendapatkan visibilitas yang tepat di malam hari.”
Jika posisi duduk saat mengemudi sudah benar, maka Anda dapat merasakan kenyamanan selama di perjalanan. Namun yang paling penting ketika terjadi kecelakaan dengan posisi duduk sudah benar bisa mencegah terjadinya cidera pada bagian tubuh yang lebih fatal.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











