Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
27 Februari 2026
Mengenal Fitur Anti Tabrak Forward Collision Mitigation Mitsubishi Motors
Keselamatan berkendara tentunya selalu jadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan dinamis. Mitsubishi Motors menghadirkan teknologi keselamatan aktif bernama Forward Collision Mitigation (FCM) untuk membantu pengemudi mengurangi risiko tabrakan depan. Lalu, bagaimana sebenarnya cara kerja FCM? Apa saja ketentuannya? Dan di mobil Mitsubishi apa saja fitur ini tersedia? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Tentang Forward Collision Mitigation
Forward Collision Mitigation (FCM) adalah fitur keselamatan aktif yang dirancang untuk mendeteksi potensi tabrakan dari depan dan memberikan peringatan dini kepada pengemudi. Bahkan ketika pengemudi tidak respon, sistem dapat secara otomatis melakukan pengereman untuk mengurangi dampak atau bahkan mencegah terjadinya tabrakan.
Fitur ini bisa berdiri sendiri maupun merupakan bagian dari rangkaian teknologi keselamatan Mitsubishi Motors bernama Diamond Sense yang terdapat pada beberapa model mobil penumpang terbaru. Model seperti Pajero Sport tipe Dakar Ultimate, Xpander tipe Ultimate, Xpander Cross, Xforce, serta Destinator dilengkapi oleh teknologi ini.
Manfaat FCM dalam berkendara sehari-hari akan sangat membantu dalam berbagai kondisi, seperti lalu lintas macet stop and go, perjalanan dalam kota dengan jarak kendaraan rapat, situasi pengemudi kurang responsif akibat kelelahan, dan bisa mencegah kecelakaan akibat keterlambatan reaksi. Dengan adanya FCM, pengemudi mendapatkan lapisan perlindungan tambahan yang meningkatkan rasa aman dan percaya diri.
Cara Kerja Forward Collision Mitigation
FCM bekerja dengan mengandalkan sensor radar dan kamera yang terpasang di bagian depan mobil, biasanya pada grille dan bagian atas kaca depan. Berikut alur kerjanya:
Deteksi Objek di Depan. Sensor FCM secara aktif memantau kondisi jalan dan mendeteksi kendaraan, sepeda motor, atau objek lain di depan mobil.
Peringatan Dini. Jika sistem mendeteksi jarak yang terlalu dekat dan berpotensi menyebabkan tabrakan, FCM akan mulai beraksi dan memberikan peringatan visual di panel instrumen dan peringatan suara agar pengemudi segera bereaksi.
Pengereman Otomatis. Apabila pengemudi tidak melakukan pengereman atau manuver penghindaran, FCM akan mengaktifkan rem secara otomatis untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan kendaraan, mengadaptasikan aksi sesuai situasi.
Mitigasi Dampak Tabrakan. Pada kondisi tertentu, meski tabrakan tidak sepenuhnya bisa dihindari, FCM tetap membantu mengurangi tingkat keparahan benturan.
Ketentuan dan Batasan FCM
Meski canggih, FCM memiliki beberapa ketentuan dan keterbatasan yang penting dipahami sebagai berikut:
FCM bekerja optimal pada kecepatan tertentu, umumnya di kecepatan rendah hingga menengah (tergantung model kendaraan).
Sistem bisa saja jadi kurang akurat ketika kondisi tertentu seperti saat hujan deras, kabut tebal, atau ketika kamera/radar tertutup kotoran.
FCM bukan pengganti kewaspadaan pengemudi, melainkan sistem pendukung keselamatan.
Objek yang sangat kecil, diam total, atau bergerak tidak wajar bisa saja tidak terdeteksi secara sempurna.
Pengemudi tetap wajib menjaga jarak aman dan fokus saat berkendara.
Forward Collision Mitigation dengan cara kerja yang berbasis sensor pintar, sistem peringatan, dan pengereman otomatis, FCM menjadi solusi keselamatan modern yang relevan dengan kondisi jalan saat ini.
Meski demikian, FCM tetap harus digunakan sebagai pendukung, bukan pengganti kewaspadaan dan kontrol penuh dari pengemudi. Kombinasi teknologi canggih dan kesadaran berkendara adalah kunci utama keselamatan.
BACA JUGA
• Alasan Mobil Mitsubishi Motors Siap Dipakai di Medan Tidak Rata
• Extended 24 Hours Emergency Service Untuk Pengguna Mitsubishi Motors
Artikel Terkait

31 Agustus 2026
Frameless Panoramic Roof New Xforce: Bikin Kabin Terasa Lebih Lapang
Keberadaan fitur panoramic roof pada mobil membuat kabin terasa lebih terang dan lega. Mitsubishi New Xforce baik varian hybrid maupun bermesin bensin, saat ini sudah dilengkapi atap kaca tersebut, untuk menunjang kenyamanan dan kemewahannya. Klik di sini untuk Informasi selengkapnya...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pengalaman Pakai Mitsubishi Xforce Dikira Pakai Mobil Listrik
Mitsubishi Xforce menjadi pilihan Adi Kamer Putra, seorang profesional yang menjabat sebagai Executive to President Director di salah satu perusahaan BUMN terkemuka. Bagi Adi, Mitsubishi Xforce menawarkan kombinasi desain modern, kenyamanan, teknologi, serta kemampuan yang sesuai untuk kebutuhan berkendara di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mengapa Mobil Hybrid dan ICE Paling Relevan Untuk Pasar Indonesia?
Elektrifikasi kendaraan terus berkembang di Indonesia. Namun, di tengah meningkatnya pilihan mobil listrik, kendaraan hybrid dan mesin pembakaran internal (ICE) masih menjadi pilihan yang relevan. Alasannya sederhana, karena kondisi Indonesia membutuhkan kendaraan yang praktis, fleksibel, dan bisa digunakan di berbagai wilayah. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pandangan 360, Manuver Lebih Percaya Diri dengan Mitsubishi New Xforce
Parkir atau bermanuver di area sempit menjadi lebih mudah dengan kamera 360 derajat atau yang disebut sebagai Multi Around Monitor (MAM). Fitur kamera multiarah ini sudah menjadi standar pada keluarga New Xforce, baik berpenggerak HEV maupun ICE. Selengkapnya baca di sini..
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mitsubishi New Xforce ICE: Pilihan Masuk Akal untuk First SUV Buyer
Memilih SUV pertama bukan sekadar soal desain. Bagi first SUV buyer, mobil ideal harus menawarkan posisi berkendara yang lebih tinggi, nyaman digunakan sehari-hari, mudah dikendarai, sekaligus tidak membuat pemilik harus beradaptasi terlalu banyak dengan teknologi baru. Informasi lebih lanjut klik di sini...
Selengkapnya











