Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
22 November 2018
Mengenal Understeer Atau Oversteer dan Peran Stability Control
Jika Anda kerap melewati jalanan yang berliku dan licin karena genangan air hujan pasti sesekali Anda pernah mengalami yang namanya oversteer atau understeer. Mungkin bagi Anda yang awam dengan istilah itu hanya berpikir jika mobil mengalami selip sehingga hilang kendali dan berakibat mobil keluar jalur. Tapi di dunia otomotif, istilah mobil selip itu dikenal dengan sebutan oversteer dan understeer.
Baik understeer atau oversteer biasanya terjadi saat Anda sedang melaju dalam keadaan kencang dan tiba-tiba harus berbelok di tikungan. Dalam situasi semacam ini, ketika kendaraan akan menikung, arah belokan yang dibutuhkan tidak sesuai yang kemudian menyebabkan pengemudi hilang kendali. Meskipun kemudi sudah dibelokkan mobil masih terasa terdorong keluar tikungan. Lebih mudahnya bayangkan mobil tidak ingin dibelokkan, meski kemudi sudah diputar penuh tapi masih melesat lurus hingga keluar jalur. Inilah yang dinamakan understeer.
Kalau oversteer itu seperti kebalikan dari understeer. Di mana kondisi ban belakang yang kehilangan traksinya saat dibelokkan dalam kecepatan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan ban belakang seolah selip. Akibatnya, mobil terlalu berbelok dan membuat mobil melintir hingga keluar dari lintasan beloknya. Tak hanya itu, oversteer juga bisa terjadi ketika pengereman dilakukan saat menikung.

Lalu apa hubungannya dengan stability control? Nah buat pengguna mobil Mitsubishi Motors terutama mobil MPV atau SUV seperti Xpander dan Pajero Sport sebenarnya tidak perlu khawatir. Karena kedua produk Mitsubishi Motors ini sudah dilengkapi dengan peranti stability control atau lebih dikenal dengan Active Stability Control (ASC).
ASC ini berfungsi untuk menjaga stabilitas mobil ketika menikung dan bermanuver. Selain itu juga menjaga kendaraan agar tidak oversteer maupun understeer dan dapat digerakan sesuai dengan kemauan pengemudi.
Begitu juga dengan pengendalian ketika menikung. ASC akan membaca adanya gejala oversteer maupun understeer dan berusaha untuk mengembalikan mobil ke posisi yang seharusnya sesuai dengan perintah setir pengemudi.
Fitur ASC ini juga masih didukung oleh fitur lain seperti Anti-lock Brake System (ABS) yang dipadu dengan Electronic Brake Distribution (EBD), plus Brake Assist (BA). Hasilnya membuat daya cengkeram ban tetap optimal di beragam kondisi jalan sehingga kontrol kendali pada mobil Mitsubishi Motors kesayangan Anda tetap terjaga.
Artikel Terkait

18 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, MMKSI Tebar Promo Servis dan Bodi & Cat hingga 31 Agustus
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan penawaran menarik bagi pelanggan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui Program Kemerdekaan Service 2026 dan Bodi & Cat Kilau Merdeka, pelanggan Mitsubishi Motors bisa mendapatkan berbagai keuntungan selama periode 1–31 Agustus 2026. Informasi selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Dari Kebun Sawit ke IKN, Sukses Pengaruhi Teman Untuk Beli Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian berkat desain futuristis, teknologi modern, kabin luas, serta kemampuan berkendara yang dirancang untuk berbagai kondisi jalan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Herman Wahyudi, pemilik Mitsubishi Destinator Ultimate asal Magelang, Jawa Tengah. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Cairan-Cairan Penting pada Mitsubishi Destinator: Fungsi, Kapasitas, dan Waktu Penggantiannya
Mobil modern seperti Mitsubishi Destinator memiliki berbagai cairan yang bekerja layaknya “darah” bagi setiap sistem kendaraan. Mulai dari melumasi mesin, menjaga suhu kerja tetap stabil, hingga membantu sistem pengereman bekerja optimal. Lebih lanjut baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Bisa Parkir Paralel! Begini Cara Pakai Tuas Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan sejumlah teknologi yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis dan modern. Salah satunya adalah tuas electric shifter, sistem pemindah posisi transmisi yang tidak lagi menggunakan mekanisme tuas konvensional secara langsung. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
4 Hal Yang Membuat New Xforce HEV Berbeda Dibanding Hybrid Lain
Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda. Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya











