Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
17 Januari 2022
Merawat Ban Seringkali Melupakan Keberadaan Ban Serep, Ini yang Harus Dicek!
Pemilik kendaraan mungkin sudah rutin melakukan pengecekan dan perawatan pada ban, tapi khusus untuk mobil ada satu hal yang sering dilupakan oleh pemilik yaitu mengecek keberadaan ban serep atau ban cadangan. Apalagi kalau letak penyimpanan ban serep ini ada di kolong mobil, pasti sering diabaikan keberadaannya.
Ban serep ini baru akan diperiksa ketika kondisinya sudah dibutuhkan, alias saat ban mobil mengalami kempes atau bocor. Terus bagaimana kalau ternyata kondisi ban serepnya tidak layak pakai? Itu sebabnya penting juga untuk merawat dan mengecek kondisi ban serep.
Menurut Rifat Sungkar sebagai brand ambassador Mitsubishi Motors di Indonesia mengakui bahwa jarang sekali orang memperhatikan keberadaan ban serep kecuali sudah dibutuhkan.
"Untuk pengecekan komponen kita mungkin sering fokus pada ban, tapi ada yang suka dilupakan para pengguna kendaraan adalah keadaan ban serep. Ketika dibutuhkan baru ketahuan kondisi ban serepnya seperti apa," beber Rifat.
Rifat yang juga seorang pembalap nasional ini menjelaskan kalau ban itu karena terbuat dari karet sehingga cukup rentan dan harus diperhatikan secara rutin. Masa pakai ban bisa dilihat dari dekat, apa karetnya sudah keras atau masih normal dan kalau sudah keras akan berpengaruh kepada daya tahannya di jalan.
Paling mudah untuk merawat ban serep adalah dengan mengetahui kondisi karet ban dan juga tekanan anginnya.
“Untuk merawat ban serep sebenarnya tidak sulit, cukup dengan memperhatikan tekanan anginnya juga sama seperti empat ban lainnya. Selain itu juga sesekali dicek juga kondisinya, apakah karetnya sudah mengeras atau tidak,” jelasnya.
Selain itu juga harus rutin melakukan spooring. Karena kalau tidak, bisa membuat tingkat keausan berbeda di setiap ban. Jadi ada yang cepat aus sebagian.
"Untuk mobil yang ada ban serepnya, saya sarankan untuk lihat tekanan ban, karena ban serep walau enggak dipakai tekanannya bisa turun karena lokasi penyimpanannya naik turun atau bervariasi. Saya selalu taruh tekanan angin 35-40 psi untuk ban serep. Karena belum tahu kapan digunakannya," ungkap Rifat.
Perhatikan juga tanggal produksi dari ban, menurut Rifat ini berlaku juga untuk ban serep. Meski tidak semua ban kedaluwarsa itu jelek tapi tetap harus dicek kondisinya.
"Untuk melewati batas waktu atau tidak, usahakan begini, bannya perhatiin harus sesuai dengan tahun mobil. Misalnya mobil 2020, bannya harus ada informasi ditulis 20. Biasanya tertulis dua digit di belakang informasi produksi ban," tutup Rifat.
Jangan lupa untuk selalu melakukan perawatan berkala dengan pengecekan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi Mitsubishi untuk memastikan kondisi kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











