Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
17 Februari 2021
Mobil Bermesin Diesel Juga Bisa Lolos Uji Emisi, Pastikan Perawatannya Benar dan Rutin
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai 24 Januari 2021 mewajibkan semua kendaraan bermotor lolos uji emisi. Jika tidak lolos atau tidak melakukan uji emisi, bakal dikenakan sanksi berupa tilang. Peraturan ini berlaku bagi semua jenis kendaraan bermotor, baik bermesin bensin atau diesel dengan usia kendaraan di atas 3 tahun.
Untuk lebih detailnya, berikut poin-poin penting yang harus diperhatikan mengenai wajib uji emisi di Jakarta ;
1. Wajib uji emisi berlaku bagi motor dan mobil yang usianya sudah 3 tahun lebih.
2. Berlaku untuk semua kendaraan yang beroperasi di kawasan DKI Jakarta.
3. Penerapan sanksi disinsentif biaya parkir tertinggi akan diberikan bagi kendaraan yang tidak lulus dan atau tidak mengikuti uji emisi.
4. Penegakan hukum berupa tilang sesuai UULLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 285 dan 286 dengan denda maksimal Rp 250.000 untuk motor dan Rp 500.000 untuk mobil.
Aturan untuk kendaraan diesel
Peraturan ini juga memberikan poin-poin penting untuk kendaraan diesel, seperti mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas (timbal) 50 persen.
Kemudian untuk mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dan bobot kendaraan di bawah 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 40 persen. Untuk mobil diesel tahun produksi di bawah 2010 dan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 60 persen. Terakhir adalah untuk mobil diesel tahun produksi di atas 2010 dengan bobot kendaraan di atas 3,5 ton, wajib memiliki kadar opasitas 50 persen.
Uji emisi itu disarankan secara rutin, baik mobil bermesin bensin dan diesel, untuk tetap melakukan pengecekan demi mengetahui kualitas dari mobil itu sendiri.
Tips perawatan mesin diesel
Mitsubishi Motors sendiri memiliki beberapa model dengan mesin diesel, baik untuk kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan, seperti New Pajero Sport, New Triton, dan juga L300. Nah, buat Anda pemilik mobil diesel begini cara perawatan yang benar agar lolos uji emisi.
Paling penting pada mesin diesel, yaitu melakukan perawatan berkala mobil. Perawatan yang dilakukan bukan hanya sekadar mengganti oli mesin saja, tetapi perlu melakukan beberapa perawatan pada komponen lainnya.
Filter udara pada mobil berfungsi agar menyaring partikel debu dan kotoran agar tidak tersedot ke ruang mesin. Jadi, jika filter udara terganggu dan tak pernah mendapatkan perawatan jelas akan berdampak pada mesin yang tak lagi sehat.
Selanjutnya, gunakan bahan bakar minyak (BBM) atau solar untuk kendaraan diesel yang sudah direkomendasikan oleh pabrikan. Merawat mesin diesel juga bisa dilakukan dengan cara penggunaan bahan bakar berkualitas, seperti solar yang memiliki kadar Cetane Number (CN) tinggi atau kandungan sulfur yang lebih rendah.
Solar bersubsidi menjadi jenis BBM paling rendah dengan CN 48 dan sulfur 3.500 part per million (ppm). Sedangkan solar yang non subsidi memiliki nilai CN 51 dan kandungan sulfur minimal 1.200 ppm. Dan solar yang lebih baik lagi memiliki nilai CN 53 dengan kandungan sulfur di bawah 300 ppm.
Apabila selalu menggunakan kualitas yang dibawah anjuran pabrikan, maka akan berpengaruh pada kadar emisi gas buang.
Penggantian filter bahan bakar memang harus dilakukan karena filter bahan bakar dapat digunakan untuk menyaring kandungan solar yang terkadang masih terdapat kandungan air atau kotoran.
Padahal jika kandungan air atau kotoran masuk ke sistem pembakaran, maka proses pembakaran menjadi tidak sempurna dan besar kemungkinan mobil bisa mogok.
Pastikan filter bahan bakar diganti jadwal perawatan berkala mengacu pada buku manual atau buku service kendaraan untuk menghindari kemungkinan adanya kandungan air atau kotoran pada diesel.
Paling penting untuk mobil diesel agar lolos uji emisi, yakni cek injektor. Komponen ini berfungsi menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan yang tinggi ke ruang bakar. Injektor juga mudah tersumbat oleh kotoran atau sulfur yang terbawa dari solar.
Jika sudah mulai tersumbat, injektor tidak lagi menyemprotkan bahan bakar dengan baik dan mengakibatkan performa mesin akan menurun. Selain itu, injektor yang tersumbat juga mengakibatkan bahan bakar semakin boros dan menimbulkan asap hitam yang membuat emisi gas buangnya menjadi buruk.
Layanan Uji Emisi di Bengkel Resmi Mitsubishi Motors
Saat ini terdapat 19 bengkel resmi Mitsubishi Motors di area DKI Jakarta yang telah siap untuk menyelenggarakan uji emisi, sehingga konsumen tidak perlu ragu dan khawatir dalam melakukan perawatan dan uji emisi kendaraannya dengan nyaman. Setiap konsumen yang melakukan uji emisi kendaraannya di bengkel resmi Mitsubishi Motors akan mendapatkan surat keterangan/ sertifikat tertulis terkait hasil uji emisinya yang terintegrasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan dapat menjadi bukti yang sah bila sewaktu diperlukan oleh pihak berwenang.
Artikel Terkait

18 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, MMKSI Tebar Promo Servis dan Bodi & Cat hingga 31 Agustus
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan penawaran menarik bagi pelanggan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui Program Kemerdekaan Service 2026 dan Bodi & Cat Kilau Merdeka, pelanggan Mitsubishi Motors bisa mendapatkan berbagai keuntungan selama periode 1–31 Agustus 2026. Informasi selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Dari Kebun Sawit ke IKN, Sukses Pengaruhi Teman Untuk Beli Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian berkat desain futuristis, teknologi modern, kabin luas, serta kemampuan berkendara yang dirancang untuk berbagai kondisi jalan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Herman Wahyudi, pemilik Mitsubishi Destinator Ultimate asal Magelang, Jawa Tengah. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Cairan-Cairan Penting pada Mitsubishi Destinator: Fungsi, Kapasitas, dan Waktu Penggantiannya
Mobil modern seperti Mitsubishi Destinator memiliki berbagai cairan yang bekerja layaknya “darah” bagi setiap sistem kendaraan. Mulai dari melumasi mesin, menjaga suhu kerja tetap stabil, hingga membantu sistem pengereman bekerja optimal. Lebih lanjut baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Bisa Parkir Paralel! Begini Cara Pakai Tuas Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan sejumlah teknologi yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis dan modern. Salah satunya adalah tuas electric shifter, sistem pemindah posisi transmisi yang tidak lagi menggunakan mekanisme tuas konvensional secara langsung. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
4 Hal Yang Membuat New Xforce HEV Berbeda Dibanding Hybrid Lain
Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda. Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya











