Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
05 Maret 2021
Mobil Terjebak Banjir, Ini yang Harus Anda Lakukan
Curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia masih cukup tinggi, termasuk di Jabodetabek. Alhasil, banyak daerah yang tergenang air alias banjir, bahkan sampai mobil kesayangan terjebak banjir secara tiba-tiba.
Seperti yang belum lama terjadi di sejumlah ruas jalan tol di Jakarta. Tak sedikit mobil mogok karena ketinggian air berada di batas normal kendaraan. Lantas, jika terjebak banjir seperti itu apa yang harus Anda lakukan? Paling utama, jangan panik, dan tetap tenang, lalu lihat di sekitar apakah ketinggian air sudah sangat dalam dan membahayakan.
Apabila membahayakan maka jangan memaksakan diri untuk menerobos, sebab jika nekat untuk tetap menerabas banjir risikonya cukup tinggi. Salah-salah nanti mobil Anda bisa mogok karena air masuk ke ruang mesin.
Selain itu, Anda juga perlu tahu seberapa dalam air yang bisa dilewati oleh mobil Anda. Jangan sampai memasuki air intake atau saluran udara yang ada di dalam ruang mesin. Jika Anda tidak yakin, sebaiknya matikan mesin dan berhenti saja sampai datang pertolongan dari petugas yang berpengalaman.
Perhatikan juga gelombang air yang timbul karena ada kendaraan lain yang juga melintasinya. Adanya gelombang air ini dipastikan akan membuat tinggi air menjadi naik turun dan berisiko untuk masuk ke dalam saluran udara mobil lebih besar lagi.
Jika air sudah masuk ke saluran udara maka bukan hanya membuat mobil jadi mogok, tapi menyebabkan water hammer dan dipastikan kondisi komponen di dalam mesin jadi berantakan. Tentunya untuk memperbaikinya butuh biaya yang besar. Belum lagi kondisi interior mobil yang juga ikut kemasukan air.
Tetapi jika ketinggian air tidak terlalu dalam maka Anda bisa melanjutkan perjalanan. Tapi jangan sekali-kali nekat menerobos banjir yang dalam, sebab Anda bisa rugi secara material, biaya perbaikannya pun memakan jutaan rupiah bahkan puluhan juta rupiah kalau sampai turun mesin.
Setelah berhasil melewati banjir, jangan langsung tancap gas tapi keringkan dulu rem mobil Anda. Karena piringan rem akan basah dan membuatnya seperti tidak mengerem dengan baik. Keringkan rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan. Lakukan ini sekitar 20 detik, lantas cek daya pengereman dengan mengerem normal. Bila belum, injak pedal bersamaan 20 detik lagi. Ulangi terus langkah ini sampai pengereman kembali normal.
Nah, apabila mobil Anda terkena banjir atau melintasi genangan air yang begitu dalam, maka mobil tersebut membutuhkan perawatan, setidaknya wajib di bawa ke bengkel resmi untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut ya.
Untuk Anda konsumen Mitsubishi Motors yang kendaraannya terdampak banjir dapat memanfaatkan program layanan purna jual pemeliharaan kendaraan Mitsubishi Peduli Banjir. Informasi lebih lengkap bisa langsung cek di sini https://www.mitsubishi-motors.co.id/siaran-pers/mmksi-luncurkan-program-perawatan-untuk-konsumen-dengan-kendaraan-terdampak-banjir.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











