Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
19 Agustus 2021
Pentingnya Sedia APAR di dalam Mobil
Dengan adanya berita terkait kasus kebakaran mobil, maka penting untuk melakukan tindakan antisipasi dan pencegahan agar tidak terjadi kasus serupa. Cara paling mudah untuk mencegah terjadinya mobil yang terbakar tiba-tiba adalah dengan tidak menyimpan barang-barang mudah terbakar di dalam mobil, misalnya cairan yang mengandung alkohol seperti parfum atau bisa juga korek api gas.
Sebab jika barang-barang itu disimpan di dalam mobil dalam keadaan tertutup dan terpapar dengan sinar matahari di siang hari bisa berpotensi menimbulkan percikan api. Begitu juga dengan barang-barang elektronik yang biasanya sering disimpan di dalam kabin mobil, seperti powerbank atau smartphone dan tablet.
Berikutnya adalah dengan tidak melakukan modifikasi yang mengubah jalur-jalur kelistrikan di mobil. Biasanya melakukan modifikasi sistem audio maupun juga lampu-lampu mobil. Hal ini cenderung bisa menimbulkan korsleting, terutama jika proses pemasangannya kurang baik. Seringnya karena terburu-buru maka dilakukan modifikasi kelistrikan tanpa memperhitungkan aspek teknis seperti sambungan yang asal tempel atau tidak menambahkan skering sebagai pengaman arus listrik.
Bagi pemilik mobil sebelum tahun 2021 maka ada baiknya membekali Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di kabin mobil. Bagi pemilik mobil keluaran tahun 2021, saat ini pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mewajibkan APAR untuk menjadi peralatan tambahan di kendaraan bermotor roda empat baru. Termasuk mobil-mobil Mitsubishi produksi 2021 semuanya sudah dilengkapi dengan APAR di dalam kabinnya.
Satu hal yang perlu Anda tahu jika ingin memiliki APAR untuk disimpan di dalam mobil, yaitu gunakan APAR berjenis Dry Chemical Powder atau serbuk kimia kering, yang berbahan dasar mono amonium fosfat.
APAR ini juga bisa digunakan pada beberapa kebakaran yang berbeda yaitu kelas A, B, dan C. Untuk kebakaran kelas A biasanya disebabkan bahan mudah terbakar, seperti kertas, plastik, dan sebagainya.
Untuk kebakaran kelas B, biasanya bersumber dari cairan atau gas yang mudah terbakar yang meliputi bensin, minyak, propana, atau gas alam. Sedangkan kebakaran kelas C bisa terjadi karena percikan api pada peralatan listrik hidup. Nah, kebakaran inilah yang sering terjadi pada kendaraan.
Jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi fisik APAR di mobil secara langsung, cek apakah ada kebocoran. APAR juga memiliki masa kadaluarsa dan perlu diganti isinya. Idealnya satu tahun sekali diisi ulang. APAR juga bisa bertahan hingga tiga tahun jika disimpan di tempat yang kering.
Untuk penyimpanannya, sebaiknya APAR disimpan di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, seperti di bawah jok depan atau di bagasi belakang. Dengan menyediakan APAR di mobil Anda, tidak hanya kendaraan kita saja yang bisa terselamatkan dari jilatan si jago merah, namun bisa juga membantu pihak lain ketika ada kendaraan lain yang terbakar.
Jangan lupa untuk selalu melakukan pengecekan berstandar dan prosedur resmi di bengkel resmi Mitsubishi untuk memastikan kondisi kendaraan Anda selalu dalam kondisi prima.
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











