Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
28 Maret 2019
Perhatikan Hal Ini Saat Berkendara Dalam Kondisi Hujan Deras
Berkendara dengan mobil memang sangat nyaman di segala cuaca. Namun, perlu diingat bahwa cara mengemudi dalam kondisi cuaca cerah dan jalan kering berbeda dengan saat turun hujan dan jalan berubah menjadi licin. Butuh konsentrasi ekstra untuk menyetir dengan aman saat hujan.
Saat ini beberapa wilayah di Indonesia masih sering diguyur hujan lebat. Untuk itu ada baiknya Mitsubishi Family memperhatikan hal berikut ini saat berkendara di bawah guyuran hujan deras.
1. Nyalakan Lampu Utama, bukan Lampu Hazard
Ketika Anda tiba-tiba terjebak hujan deras saat berkendara di jalan, sebaiknya langsung nyalakan lampu utama mobil Mitsubishi Anda. Ingat, jangan nyalakan lampu hazard pada waktu berkendara saat hujan deras. Kecuali mobil Anda memang sedang berhenti di bahu jalan.
Ini masih sering terjadi di Indonesia, di mana pengemudi menyalakan lampu hazard ketika hujan deras, padahal mobilnya tidak berhenti atau dalam kondisi darurat. Hal ini malah membahayakan mobil lain yang berada di belakang Anda.
2.Jangan Pacu Mobil Dengan Kecepatan Tinggi
Hati-hati mengemudi mobil saat hujan, sebab jalan berubah menjadi licin. Jalan aspal yang basah dapat menyebabkan ban kehilangan traksi dan kendaraan menjadi lebih sulit dikendalikan. Supaya terhindar dari kejadian tersebut sebaiknya kurangi kecepatan mobil dan mengemudilah secara pelan-pelan. Disarankan untuk memacu kendaraan sesuai batas minimum, misal di jalan tol berarti melaju di kecepatan 60 km/jam. Bila perlu sejajarkan atau ikuti laju mobil di depan Anda tujuannya untuk mengurangi genangan air yang ada di jalan.
3. Jaga Jarak Aman
Ketika hujan turun, secara otomatis jarak pandang berkurang. Supaya terhindar dari kecelakaan, sebaiknya jaga jarak mobil Anda dengan kendaraan lain di depan.
Hal ini sangat penting agar Anda punya ruang untuk menyalip atau memaksimalkan pengereman ketika kendaraan di depan mogok atau tiba-tiba mengerem mendadak. Karena jalanan yang basah juga secara otomatis akan menambah jarak pengereman mobil Anda dibanding saat kondisi kering.
4. Jangan Mengerem Saat Melibas Genangan Air
Biasanya bila turun hujan beberapa titik jalan akan langsung tergenang air. Jika ada genangan air di jalan sebaiknya dihindari. Tetapi apabila terpaksa harus melintasinya, pastikan kendaraan yang dikemudikan tidak dalam kecepatan tinggi.
Melewati genangan air dengan kecepatan tinggi berpotensi terjadinya aquaplaning atau hydroplaning. Bila sudah seperti itu dapat menyebabkan roda mobil mengambang dan kehilangan traksi. Bila ini terjadi maka jika mobil direm atau setir dibelokkan akan membahayakan Anda karena kondisi ban yang tidak menapak ke aspal sehingga kinerja rem kurang efektif untuk menghentikan laju kendaraan.
Sebaiknya gunakan engine brake sehingga mobil akan melambat dengan otomatis. Untuk mengaktifkannya, pada transmisi manual cukup turunkan ke gigi yang lebih rendah misal dari gigi tiga ke gigi dua. Tapi untuk transmisi otomatis bisa dengan menekan tombol Over Drive yang secara otomatis akan membuat transmisi turun ke gigi yang lebih rendah.
5. Jangan Gunakan Cruise Control
Tidak disarankan untuk mengaktifkan cruise control. Sebab jika itu dilakukan bisa membuat mobil Anda berakselerasi ketika hydroplaning dan bisa berakibat mobil tergelincir.
6. Selalu Periksa Kondisi Wiper
Anda mungkin tidak pernah tahu kapan hujan akan turun terutama saat sedang berkendara. Jika tiba-tiba hujan turun dengan lebat maka kinerja wiper sangatlah penting untuk menyapu guyuran air di kaca depan.
Maka sebaiknya sebelum memulai perjalanan dengan mobil kesayangan, speriksa terlebih dulu kondisi wiper. Pastikan motor penggerak bekerja dan karetnya mampu menyapu air hujan di kaca depan dengan baik. Jika karet wiper sudah getas, lebih baik langsung diganti. Periksa juga kondisi air wiper untuk membersihkan kotoran yang menempel pada kaca depan.
Artikel Terkait

18 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, MMKSI Tebar Promo Servis dan Bodi & Cat hingga 31 Agustus
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) memberikan penawaran menarik bagi pelanggan dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Melalui Program Kemerdekaan Service 2026 dan Bodi & Cat Kilau Merdeka, pelanggan Mitsubishi Motors bisa mendapatkan berbagai keuntungan selama periode 1–31 Agustus 2026. Informasi selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Dari Kebun Sawit ke IKN, Sukses Pengaruhi Teman Untuk Beli Mitsubishi Destinator
Mitsubishi Destinator menjadi salah satu SUV yang menarik perhatian berkat desain futuristis, teknologi modern, kabin luas, serta kemampuan berkendara yang dirancang untuk berbagai kondisi jalan. Hal tersebut juga dirasakan oleh Herman Wahyudi, pemilik Mitsubishi Destinator Ultimate asal Magelang, Jawa Tengah. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Cairan-Cairan Penting pada Mitsubishi Destinator: Fungsi, Kapasitas, dan Waktu Penggantiannya
Mobil modern seperti Mitsubishi Destinator memiliki berbagai cairan yang bekerja layaknya “darah” bagi setiap sistem kendaraan. Mulai dari melumasi mesin, menjaga suhu kerja tetap stabil, hingga membantu sistem pengereman bekerja optimal. Lebih lanjut baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
Bisa Parkir Paralel! Begini Cara Pakai Tuas Electric Shifter Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi New Xforce HEV hadir dengan sejumlah teknologi yang membuat pengalaman berkendara semakin praktis dan modern. Salah satunya adalah tuas electric shifter, sistem pemindah posisi transmisi yang tidak lagi menggunakan mekanisme tuas konvensional secara langsung. Baca di sini...
Selengkapnya
18 Agustus 2026
4 Hal Yang Membuat New Xforce HEV Berbeda Dibanding Hybrid Lain
Mobil hybrid semakin populer karena menawarkan kombinasi antara efisiensi mesin bensin dan respons tenaga motor listrik. Namun, setiap pabrikan memiliki pendekatan teknologi yang berbeda. Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle) hadir dengan sistem elektrifikasi yang menggabungkan mesin bensin khusus, motor listrik, baterai, serta transmisi 2-speed dalam satu sistem yang dikontrol secara elektronik. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya











