Mitsubishi Motors IndonesiaMitsubishi Motors Indonesia
Life’s Adventure: Empowering Every Journey

27 Februari 2026

Tips Berkendara Aman Saat Puasa: Pagi, Siang, hingga Sore Menjelang Buka Puasa

Tips Berkendara Aman Saat Puasa: Pagi, Siang, hingga Sore Menjelang Buka Puasa

Berkendara saat menjalankan ibadah puasa membutuhkan perhatian ekstra. Perubahan pola makan, jam tidur, hingga kondisi lalu lintas yang lebih padat menjelang waktu berbuka dapat mempengaruhi konsentrasi dan keselamatan berkendara. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk melakukan persiapan diri, memastikan kondisi kendaraan, serta memahami karakter lalu lintas di setiap waktu.


Nah, berikut ini adalah panduan lengkap tips berkendara aman dan nyaman saat puasa, dari pagi hingga sore hari menjelang buka puasa:


Persiapan Diri Pengemudi


Persiapan Kendaraan


Pahami Situasi Lalu Lintas Pagi, Siang, dan Sore

Selama bulan puasa, jam sibuk bisa berubah seketika. Pagi hari biasanya lebih padat, siang relatif lengang, dan sore menjelang buka puasa sangat ramai. Rencanakan rute perjalanan dan waktu berangkat untuk menghindari stres berlebihan.


Pagi hari setelah sahur adalah waktu di mana tubuh masih relatif segar, namun rasa kantuk bisa menjadi tantangan utama. Karena itu berangkat lebih awal untuk menghindari kemacetan dan mengurangi tekanan waktu.


Hindari berkendara agresif meski kondisi tubuh masih bertenaga. Selalu jaga jarak aman karena lalu lintas pagi cenderung padat dan tidak stabil. Gunakan mode berkendara santai agar tubuh tidak cepat lelah.


Nah, saat siang hari biasanya ditandai dengan penurunan energi dan meningkatnya rasa haus atau lelah. Tips berkendara pada siang hari saat puasa yang direkomendasikan adalah, sebisa mungkin hindari perjalanan jauh di waktu siang. Gunakan AC secukupnya dan atur sirkulasi udara agar tidak mengantuk.


Selain itu, berkendaralah dengan kecepatan stabil dan hindari manuver mendadak. Jika merasa sangat lelah, menepi dan istirahat sejenak jauh lebih aman dibanding memaksakan diri.


Untuk diketahui, waktu paling rawan kecelakaan saat puasa adalah sore hari menjelang buka puasa. Kondisi tubuh melemah, emosi lebih sensitif, dan lalu lintas meningkat drastis. Karena itu, berkendara sore hari wajib ekstra waspada.


Turunkan ekspektasi waktu tempuh dan jangan memaksakan tiba lebih cepat. Waspadai pengendara lain yang terburu-buru atau kurang sabar. Jangan lupa jaga jarak lebih jauh karena risiko pengereman mendadak meningkat.


Fokus penuh, hindari penggunaan ponsel, dan kurangi distraksi. Jika memungkinkan, berhenti sejenak untuk berbuka daripada memaksakan berkendara dalam kondisi lelah.


Puasa bukan alasan untuk menurunkan keselamatan. Justru, bulan Ramadan menjadi momen untuk berkendara dengan lebih sabar, bijak, dan penuh kesadaran.


BACA JUGA

Mitsubishi Destinator: Aman, Nyaman, dan Efisien Untuk Mobilitas Aktif

Alasan Mobil Mitsubishi Motors Siap Dipakai di Medan Tak Rata

Cari Dealer

Berita Terbaru

Lihat Selengkapnya

Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.