Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
30 Agustus 2024
Tips Berkendara Dengan Mobil Bertransmisi Otomatis Dan Manual
Mobil bertransmisi otomatis dan manual punya cara pengoperasian yang berbeda. Karena itu keduanya juga memiliki cara penanganan yang berbeda. Nah, berikut ini adalah beberapa tips berkendara dengan mobil bertransmisi otomatis dan manual:
Transmisi Otomatis
Sebelum menyalakan mobil pastikan posisi tuas transmisi di P (parkir) atau N (netral). Karena mesin mobil bertransmisi otomatis tak akan bisa menyala jika posisi tuasnya belum benar.
Untuk mobil dengan keyless system, wajib menginjak pedal rem saat menghidupkan mobil. Sama seperti posisi tuas transmisi, jika pedal rem tidak diinjak, maka mesin tak akan menyala.
Ketika mesin sudah menyala dan akan memindahkan tuas transmisi ke R (mundur) atau D (maju), wajib menekan rem. Selain untuk mencegah mobil “loncat”, juga mencegah kerusakan komponen girboks transmisi otomatis.
Saat akan menjalankan mobil dan tuas transmisi sudah di posisi D atau R, lepas pijakan pada pedal rem secara gradual sampai mobil bergerak, lalu injak perlahan pedal gas untuk menaikkan kecepatan.
Pedal gas dan rem pada mobil bertransmisi otomatis hanya difungsikan oleh satu kaki, yakni kaki kanan saja. Kaki kiri tempatkan di foot rest di sebelah pedal rem. Jangan menekan rem dengan kaki kiri!
Saat mengemudikan di situasi lalu lintas normal perkotaan dan jalan datar, pakai posisi D. Sementara gunakan gigi L, 1, atau 2 jika mau melalui jalan tanjakan.
Tombol overdrive yang biasanya terletak pada tuas transmisi digunakan untuk menurunkan gigi seketika saat akan menyalip atau membutuhkan akselerasi instan. Pada posisi overdrive off maka gigi akan turun 1 step.
Transmisi Manual
Sebelum menyalakan mobil manual, tuas transmisi harus di posisi N (netral) untuk mencegah mobil “loncat” saat di-starter. Pada mobil dengan keyless system, menyalakan mobil juga dibantu dengan menekan pedal kopling.
Terdapat 3 pedal (dari kanan ke kiri), pedal gas, pedal rem, dan pedal kopling. Sesuai fungsinya, pedal gas untuk membuat mobil berjalan, pedal rem untuk berhenti, dan pedal kopling digunakan saat mengganti gigi.
Saat akan menjalankan mobil, masukkan gigi ke 1 sambil tekan kopling. Lalu lepas pelan-pelan peda kopling dibarengi dengan injakan perlahan pedal gas.
Umumnya pada mobil-mobil baru saat ini terdapat 5 gigi maju, dan 1 gigi mundur (R). Semakin besar angkanya maka gigi-gigi digunakan untuk kecepatan yang juga makin tinggi.
Menaikkan posisi gigi tiap 3000-3500 rpm saat akan meningkatkan kecepatan, sebaliknya oper ke gigi yang lebih rendah saat mau ngerem. Lakukan hal ini dengan mulus dengan cara memperhatikan pelepasan kaki kiri di kopling dan kaki kanan yang ada di gas.
Saat akan mengerem, jangan injak pedal kopling. Tapi dahulukan injak pedal rem, dan ketika mobil semakin perlahan maka dibarengi dengan pijakan ke pedal kopling agar mesin tidak mati.
Saat menghadapi kemacetan di tanjakan, sebisa mungkin pakai bantuan rem tangan saat akan berjalan kembali dari berhenti. Rem tangan akan membantu mencegah mobil mundur dan memudahkan proses melepas kopling dan gas saat akan berjalan.
Pindah Dari Mobil Bertransmisi Manual ke Otomatis
Secara teori mengemudikan mobil bertransmisi otomatis lebih mudah dibanding mobil manual. Tapi bukan berarti pengemudi yang biasa membawa mobil manual sudah pasti bisa mengemudi mobil dengan transmisi otomatis. Tetap butuh penyesuaian dan pengetahuan lagi soal mobil otomatis agar lebih aman.
Terutama dari cara menginjak pedal gas dan rem. Pengemudi yang terbiasa membawa mobil manual kaki kirinya akan lebih aktif, salah-salah malah menginjak pedal rem padahal mobil sedang berjalan. Sebaliknya, pengemudi tersebut juga bisa secara spontan menginjak pedal gas, padahal respons pedal akselerasi di mobil otomatis terbilang spontan.
Karena itu dibutuhkan penyesuaian terlebih dahulu sebelum turun ke jalan raya. Memahami posisi gigi juga sangat penting agar tidak terjadi kesalahan saat penggantian gigi maju dan mundur.
BACA JUGA
Artikel Terkait

30 Juli 2026
7 Servis Ringan Mobil yang Bisa Dilakukan di Rumah, Praktis dan Hemat Biaya!
Merawat mobil tidak selalu harus dilakukan di bengkel. Ada beberapa servis ringan yang bisa dikerjakan sendiri di rumah menggunakan peralatan sederhana. Selain membantu menghemat biaya perawatan “in this economy”, kebiasaan ini juga membuat Anda lebih peka terhadap kondisi mobil Mitsubishi Motors kesayangan sehingga potensi kerusakan dapat diketahui lebih awal. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce: Stabil, Nyaman, dan Kaya Fitur
Memilih mobil SUV bukan hanya soal desain, tetapi juga kenyamanan, fitur, serta performa setelah digunakan dalam jangka panjang. Salah satu pemilik Mitsubishi Xforce, Candra, membagikan pengalamannya setelah mobilnya menempuh 59.500 kilometer. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi Xforce HEV vs Xforce ICE: Kupas Perbedaan Tampilan, Fitur, hingga Varian
Mitsubishi Motors Indonesia resmi menghadirkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai pilihan baru di segmen SUV kompak. Kehadiran varian hybrid ini melengkapi Mitsubishi Xforce bermesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) yang telah lebih dulu dipasarkan. Klik untuk info lebih lanjut...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Bisa Menempuh 1.000 km, Inilah Keistimewaan Sistem Hybrid Mitsubishi New Xforce HEV
Mitsubishi Motors menghadirkan pendekatan berbeda di kelas SUV kompak melalui Mitsubishi New Xforce HEV (Hybrid Electric Vehicle). Menariknya, alih-alih hanya menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, New Xforce HEV justru dibekali dengan sistem hybrid yang mampu memilih sumber tenaga paling efisien secara otomatis sesuai kondisi berkendara. Baca di sini...
Selengkapnya
30 Juli 2026
Mitsubishi New Xforce HEV Resmi Meluncur di GIIAS 2026!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi memperkenalkan Mitsubishi New Xforce HEV pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. SUV berkonsep Elevated Urban SUV ini hadir dengan dua pilihan teknologi, yakni Internal Combustion Engine (ICE) dan Hybrid Electric Vehicle (HEV), sehingga memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen Indonesia. Baca di sini...
Selengkapnya











