Bisa dibilang, perjalanan mudik merupakan ritual tahunan yang selalu ditunggu banyak keluarga. Meskipun perjalanan mudik bisa menempuh ratusan kilometer hingga belasan jam, banyak keluarga yang tetap lebih memilih mudik dengan kendaraan pribadi.
Maka dari itu, dibutuhkan persiapan matang sebelum melalui perjalanan mudik ke kampung halaman. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah ban. Berikut ini beberapa tips perawatan ban mobil sebelum perjalanan mudik.
Pastikan Ban dalam Kondisi Baik

Image: Freepik
Sebelum mudik, pastikan ban dalam kondisi yang baik. Kondisi ban yang baik artinya tidak ada retakan, goresan ataupun sobekan. Hindari juga kondisi dinding ban yang benjol karena ini berarti benang samping ban sudah putus.
Selain itu, bersihkan juga kerikil yang menempel di telapak ban. Kerikil maupun benda asing yang menempel di telapak ban ini nantinya berpotensi untuk merusak permukaan ban–entah itu bocor halus maupun kerusakan lainnya.
Cek kondisi telapak ban, karena telapak ban menentukan daya cengkeram ban ke aspal yang berfungsi menjaga performa dan kestabilan mobil. Ketebalan telapak ban bisa dicek dengan memperhatikan Tread Wear Indicator yang ada di beberapa titik ban. Tread Wear Indicator menjadi gambaran mengenai tingkat keausan ban. Jika keausan telapak ban sudah sejajar dengan tanda ini, segera ganti ban mobil Anda sebelum melakukan perjalanan mudik.
BACA JUGA: Tips Persiapan Mobil untuk Mudik: Cek Bagian Penting ini
Perhatikan Tekanan Angin Ban secara Berkala

Tekanan angin yang sesuai dapat membantu menjaga performa, kestabilan dan keamanan mobil. Tekanan angin ban yang rendah dapat menyebabkan mobil jadi berat dan sulit untuk bergerak sehingga mobil menjadi boros bahan bakar karena mesin mobil bekerja lebih berat. Sedangkan, tekanan angin ban yang tinggi menyebabkan mobil sulit dikendalikan dan mengurangi daya cengkeraman ban di jalanan.
Tekanan angin ban harus disesuaikan dengan yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil. Secara spesifik, tekanan angin ban yang dibutuhkan setiap jenis mobil berbeda-beda. Secara umum, tekanan angin untuk ban mobil yang disarankan rata-rata di rentang 30-35 PSI.
Apabila mobil sering dipakai di jalan tol, bisa dinaikkan 1-3 PSI. Agar tekanan angin ban mobil Anda sesuai, bisa ikuti panduan tekanan udara yang tercantum pada buku manual mobil.
Gunakan Ban yang Sesuai dengan Tipe Mobil
Untuk jenis ban sesuaikan dengan peruntukan kendaraannya. Sebab di pasaran ada beberapa ban khusus yang diperuntukkan untuk kendaraan tertentu. Semisal kendaraan jenis SUV (Sport Utility Vehicle) dan MPV (Multi Purpose Vehicle) sebaiknya pakai yang ban untuk SUV maupun MPV, jangan pakai ban passenger car tipe lainnya, sebab pemilihan ban ini berkaitan dengan kemampuan memikul bobot kendaraan.
Cek Spooring dan Balancing
Juga jangan lupa selalu lakukan pemeriksaan keseimbangan roda atau balancing dan kelurusan roda atau spooring sebelum melakukan perjalanan mudik. Fungsi dari melakukan spooring & balancing adalah selain demi kenyamanan dan keawetan ban, juga membuat pengendaraan lebih aman karena putaran ban akan menjadi lebih stabil.
Mengetahui tips perawatan ban mobil sebelum perjalanan mudik akan membuat perjalanan lebih tenang dan bebas khawatir. Lakukan pemeriksaan dan perawatan berkala kendaraan Mitsubishi Motors Anda di bengkel resmi terdekat di kota Anda.
Agar lebih praktis, Anda juga bisa memanfaatkan fitur Service Booking melalui aplikasi My Mitsubishi Motors ID di AppStore dan PlayStore, sehingga jadwal servis bisa diatur lebih mudah tanpa antrean.