Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
29 Juni 2026
Kapan Saatnya Ganti Komponen Fast Moving dan Slow Moving?
Bayangkan Anda sedang melakukan perjalanan liburan sekolah bersama keluarga. Mobil terasa normal seperti biasanya, tetapi tiba-tiba rem mengeluarkan bunyi, mesin terasa kurang responsif, atau AC tidak lagi dingin maksimal. Setelah diperiksa di bengkel, ternyata ada beberapa komponen yang sudah melewati masa pakainya dan seharusnya diganti sejak beberapa waktu sebelumnya.
Situasi seperti ini cukup sering terjadi karena banyak pemilik mobil hanya fokus pada penggantian oli mesin, sementara komponen lain yang memiliki usia pakai tertentu justru terlewat. Padahal, baik komponen fast moving maupun slow moving sama-sama memiliki peran penting dalam menjaga performa, keamanan, dan kenyamanan kendaraan.
Komponen Fast Moving?
Fast moving adalah komponen yang durasi masa pakai relatif pendek sehingga membutuhkan pemeriksaan dan penggantian secara berkala dalam interval servis rutin. Karena frekuensi penggantiannya cukup sering, komponen-komponen ini biasanya selalu tersedia di bengkel resmi maupun bengkel umum.
Kapan komponen fast moving harus diganti? Tidak ada angka yang benar-benar sama untuk semua kendaraan, tetapi secara umum:
Oli Mesin dan Filter Oli - Diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali sesuai rekomendasi pabrikan.
Filter Udara Mesin - Diperiksa setiap servis berkala dan umumnya diganti pada kisaran 40.000 km atau 24 bulan tergantung kondisi penggunaan.
Filter Kabin - Diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan agar kualitas udara dalam kabin tetap baik.
Kampas Rem – Diganti setiap 30.000-60.000 km atau 1 tahun sekali, tetapi dapat lebih cepat habis jika kendaraan sering digunakan di area macet atau jalan menurun.
Busi - Busi bisa bertahan hingga 100.000 km, dan segera ganti jika sudah melewati masa pakainya.
Komponen Slow Moving
Slow moving adalah komponen yang memiliki durasi masa pakai lebih panjang dan biasanya baru diganti ketika menunjukkan gejala kerusakan atau mencapai batas umur tertentu. Karena umur pakainya lebih lama, penggantian komponen slow moving biasanya tidak dilakukan pada setiap servis berkala. Lantas, kapan komponen ini harus diganti?
Sokbreker – Diganti setelah timbul gejala berupa performa suspensi yang berubah dengan indikator seperti suara maupun kondisi ban.
Aki – Dilakukan pemeriksaan setiap service berkala untuk memastikan kondisi aki dan dapat diidentifikasi dari kondisi saat kendaraan hidup. Jika ditemukan tegangan aki yang sudah lemah atau kendaraan yang sulit hidup, maka diperlukan penggantian.
Drive Belt – Perlu diperiksa secara berkala dengan periode 20.000 km atau 1 tahun dan dilakukan penggantian jika terdapat indikasi slip yang biasanya ditandai oleh bunyi dari area tersebut.
km.Bearing Roda – Diganti ketika mulai muncul suara dengung atau terdapat kelonggaran pada roda.
Ball Joint dan Tie Rod – Diganti ketika menunjukkan gejala berupa setir tidak stabil, bunyi saat melewati jalan rusak, atau keausan ban yang tidak merata.
Engine Mounting – Perlu diperiksa ketika muncul getaran berlebih pada mesin atau kabin.
Dengan mengikuti jadwal servis berkala dan melakukan pemeriksaan rutin, performa kendaraan akan tetap optimal, biaya perawatan lebih terkendali, dan perjalanan bersama keluarga menjadi lebih aman serta nyaman.
BACA JUGA
• Tips Mengoptimalkan Pengguaan Jok Baris Kedua Mitsubishi Xpander
• 6 Alasan Kenapa Mitsubishi Pajero Sport Disukai Untuk Road Trip
Artikel Terkait

14 Juli 2026
Beli Mobil Baru Mitsubishi Motors Bisa Trade-in dan Dapat Cashback!
PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menghadirkan berbagai program penjualan spesial sepanjang Juli 2026 untuk mempermudah konsumen memiliki kendaraan Mitsubishi. Promo berlaku untuk berbagai model, seperti Xforce, Destinator, Xpander, Xpander Cross, Pajero Sport, Triton, hingga L300, dengan beragam keuntungan berupa cashback, trade-in, pembiayaan ringan, hingga layanan purnajual. Cek informasinya di sini...
Selengkapnya
14 Juli 2026
Pengalaman Nyata Pakai Mitsubishi XFORCE Selama 2 Tahun
Memilih sebuah SUV kompak saat ini bukan hanya soal desain, tetapi juga teknologi, kenyamanan, dan nilai yang didapatkan. Hal itulah yang menjadi pertimbangan Fajar Indra, seorang wirausahawan yang berdomisili di Kota Serang, Banten, ketika memutuskan untuk memiliki Mitsubishi Xforce. Baca di sini...
Selengkapnya
14 Juli 2026
Extended SMART Package: Solusi Menghadapi Kenaikan Harga Suku Cadang dan Biaya Servis
Memiliki mobil bukan hanya soal menikmati kenyamanan berkendara, tetapi juga mempersiapkan biaya perawatan selama masa kepemilikan. Seiring berjalannya waktu, harga suku cadang maupun biaya jasa servis dapat mengalami penyesuaian karena berbagai faktor, seperti inflasi, biaya distribusi, hingga perkembangan teknologi kendaraan. Klik di sini...
Selengkapnya
14 Juli 2026
Sudah Pernah Coba Fitur-fitur Tersembunyi Mobil Mitsubishi Motors?
Saat membeli mobil, kebanyakan orang hanya fokus pada fitur-fitur utama seperti mesin, desain, atau sistem keselamatan. Padahal, banyak mobil Mitsubishi Motors memiliki fitur tersembunyi yang sering luput dari perhatian, namun justru sangat membantu dalam penggunaan sehari-hari. Yuk! Baca di sini untuk informasi lebih lanjut...
Selengkapnya
14 Juli 2026
Mari Sambut Model HEV Pertama Mitsubishi Motors Untuk Indonesia!
1. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) akan memperkenalkan Hybrid Electric Vehicle (HEV) pertama Mitsubishi Motors di Indonesia sekaligus meluncurkan Elevated Urban SUV terbaru yang memadukan desain modern, teknologi elektrifikasi, dan fitur untuk gaya hidup urban. Info lebih lanjut, baca di sini...
Selengkapnya












