Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
17 Mei 2024
Semua Fakta Soal Ban Serep Di Mobil Mitsubishi Motors Ini Wajib Diketahui
Bukan cuma 4 buah ban utama yang wajib dirawat, keberadaan ban serep pada mobil juga wajib diperhatikan! Pada artikel ini mari kita bahas khusus semua fakta soal ban serep di mobil Mitsubishi Motors yang wajib diketahui.
- Posisi ban serep berada di bagian bawah bagasi belakang. Terdapat di balik cover bagasi (dalam kabin), atau di bawah dek bagasi (di luar).
- Ada 2 tipe ban serep pada mobil Mitsubish Motors, yaitu tipe space saver yang tipis dilengkapi velg kaleng, dan full size yang memakai velg yang sama dengan 4 roda utama.
- Posisi penempatan ban serep pada Pajero Sport terletak di bawah dek bagasi belakang (di luar kabin) dengan tool kit di dalam panel interior sisi kiri bagasi. Posisi ban serep yang sama juga terdapat pada keluarga Xpander, namun dengan posisi tool kit di panel sebelah kanan bagasi. Sementara itu penempatan ban serep pada Xforce ada di dalam kabin tepatnya di bawah lantai bagasi, dengan tool kit berada di dalam panel sebelah kanan bagasi.
- Tekanan angin ban serep wajib dicek secara periodik untuk memastikan tidak kempes saat dipakai. Untuk tipe space saver tekanan yang disarankan adalah 60 PSI, sementara ban serep tipe full size disamakan tekanan anginnya dengan ban utama.
- Untuk tipe space saver bisa digunakan hingga kecepatan maksimal 60-80 km/jam. Sementara tak ada batasan kecepatan penggunaan tipe ban serep full size.
- Agar tapak ban habisnya merata, sebaiknya ban serep tipe full size ikut dirotasi dengan ban utama secara periodik setiap menempuh jarak 10 ribu kilometer.
- Sebagai penanda untuk segera dilakukan perbaikan, saat menggunakan ban serep tipe full size, saat penyimpanan ban serep beri penanda dengan merenggangkan cover penutup bagasi atau balik tutupnya.
- Setelah mengganti ban serep, sebaiknya periksa kembali kekencangan mur roda setelah menempuh jarak 100-200 km.
BACA JUGA
Artikel Terkait

31 Agustus 2026
Frameless Panoramic Roof New Xforce: Bikin Kabin Terasa Lebih Lapang
Keberadaan fitur panoramic roof pada mobil membuat kabin terasa lebih terang dan lega. Mitsubishi New Xforce baik varian hybrid maupun bermesin bensin, saat ini sudah dilengkapi atap kaca tersebut, untuk menunjang kenyamanan dan kemewahannya. Klik di sini untuk Informasi selengkapnya...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pengalaman Pakai Mitsubishi Xforce Dikira Pakai Mobil Listrik
Mitsubishi Xforce menjadi pilihan Adi Kamer Putra, seorang profesional yang menjabat sebagai Executive to President Director di salah satu perusahaan BUMN terkemuka. Bagi Adi, Mitsubishi Xforce menawarkan kombinasi desain modern, kenyamanan, teknologi, serta kemampuan yang sesuai untuk kebutuhan berkendara di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mengapa Mobil Hybrid dan ICE Paling Relevan Untuk Pasar Indonesia?
Elektrifikasi kendaraan terus berkembang di Indonesia. Namun, di tengah meningkatnya pilihan mobil listrik, kendaraan hybrid dan mesin pembakaran internal (ICE) masih menjadi pilihan yang relevan. Alasannya sederhana, karena kondisi Indonesia membutuhkan kendaraan yang praktis, fleksibel, dan bisa digunakan di berbagai wilayah. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pandangan 360, Manuver Lebih Percaya Diri dengan Mitsubishi New Xforce
Parkir atau bermanuver di area sempit menjadi lebih mudah dengan kamera 360 derajat atau yang disebut sebagai Multi Around Monitor (MAM). Fitur kamera multiarah ini sudah menjadi standar pada keluarga New Xforce, baik berpenggerak HEV maupun ICE. Selengkapnya baca di sini..
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mitsubishi New Xforce ICE: Pilihan Masuk Akal untuk First SUV Buyer
Memilih SUV pertama bukan sekadar soal desain. Bagi first SUV buyer, mobil ideal harus menawarkan posisi berkendara yang lebih tinggi, nyaman digunakan sehari-hari, mudah dikendarai, sekaligus tidak membuat pemilik harus beradaptasi terlalu banyak dengan teknologi baru. Informasi lebih lanjut klik di sini...
Selengkapnya











