Kami menggunakan cookies untuk mengumpulkan informasi mengenai bagaimana pengunjung menggunakan website kami. Cookies membantu kami untuk memberikan pengalaman terbaik kepada Anda ketika menggunakan website kami. Dengan klik tombol “Terima Cookies”, Anda setuju untuk menggunakan cookies ini.
27 September 2024
Fakta-fakta Seputar Airbag Yang Wajib Diketahui
Airbag sejak lama sudah menjadi fitur standar yang melekat pada semua mobil Mitsubishi Motors. Seperti yang kita tahu, fitur keselamatan mobil ini terbukti membantu mengurangi risiko cedera parah untuk pengemudi dan penumpang jika terlibat kecelakaan. Maka tak heran dalam perkembangannya, airbag atau kantung udara disematkan pada beberapa bagian mobil demi perlindungan paripurna, juga disempurnakan sensor-sensornya sehingga bekerja lebih efektif.
Nah, keberadaan airbag kerap diabaikan pengguna mobil, karena sifatnya yang tersembunyi. Meski begitu sebaiknya kita perlu mengenal airbag secara lebih mendalam, agar lebih paham dan aware terhadap fitur penjaga keselamatan tersebut.
Konsep airbag pertama kali dicetuskan oleh insinyur Amerika John W. Hetrick. Namun sistem airbag pertama dengan sensor ditemukan oleh Allen Breed medio 1960-an.
Kata airbag biasanya dipasangkan dengan awalan SRS atau supplemental restraint system, yang bermakna sebagai sistem pengaman tambahan pasif yang hanya bekerja ketika terjadi kecelakaan.
Pada beberapa mobil Mitsubishi Motors, airbag tak hanya ada pada dasbor untuk pelindungan cedera kepala dan dada ketika tabrakan dari depan, tetapi juga pada bagian pilar, samping jok, dan doortrim yang mencegah cedera akibat benturan samping hingga ke penumpang bagian belakang.
Airbag hanya bekerja ketika kunci kontak ON. Saat airbag mengembang, kecepatannya tak lebih dari 0,2 detik untuk memberi perlindungan, dan akan kembali mengempis dalam beberapa saat.
Airbag depan akan mengembang ketika sensor mendeteksi ambang batas tabrakan depan setara dengan kecepatan 25 km/jam terhadap benda tak berubah bentuk atau bergeser seperti tembok. Tetapi ambang batas dianggap lebih tinggi ketika terhadap objek tabrak yang menyerap benturan atau bergeser, seperti pembatas jalan, tiang, atau kendaraan lain.
Airbag depan juga mengembang jika terjadi benturan yang menyebabkan kerusakan bagian bawah mobil. Seperti menabrak gundukan/trotoar, kendaraan terperosok ke lubang.
Airbag depan mungkin tidak mengembang ketika tabrakan dengan benda ramping seperti tiang atau pohon. Selain itu tabrakan frontal miring, dari samping dan kendaraan tersungkur ke bawah bodi truk juga bisa menyebabkan airbag depan tidak mengembang. Kendaraan terguling dari samping dan tertabrak dari belakang juga tak membuat airbag depan mengembang.
Airbag samping dirancang untuk mengembang saat mobil mengalami tabrakan samping menuju bagian tengah ruang penumpang dari tingkat sedang sampai parah.
Airbag samping mungkin tidak akan mengembang dalam situasi tabrakan terjadi pada bagian yang jauh dari ruang penumpang, motor dan kendaraan kecil lainnya menabrak mobil dari samping, dan mobil terguling.
Tidak disarankan untuk menempatkan benda yang bisa menutup akses kerja airbag depan di dasbor (parfum tempel, cover dasbor, dll), atau airbag samping (memasang pelapis jok, menempatkan carseat bayi sembarangan, dll).
Jika ada masalah atau kerusakan airbag, biasanya lampu peringatan akan muncul di panel instrumen. Segera lakukan pemeriksaan ke bengkel Mitsubishi Motors terdekat.
Sebaiknya jangan memodifikasi setir, retraktor seat belt, bumper depan, atau mengubah struktur bodi yang bisa mengganggu kinerja airbag.
BACA JUGA
• BERAPA BIAYA PERAWATAN 0-100 RIBU KM MOBIL MITSUBISHI MOTORS?
• KOMENTAR PARA JURNALIS TERHADAP ALL NEW TRITON DIBAWA OFFROAD
Artikel Terkait

31 Agustus 2026
Frameless Panoramic Roof New Xforce: Bikin Kabin Terasa Lebih Lapang
Keberadaan fitur panoramic roof pada mobil membuat kabin terasa lebih terang dan lega. Mitsubishi New Xforce baik varian hybrid maupun bermesin bensin, saat ini sudah dilengkapi atap kaca tersebut, untuk menunjang kenyamanan dan kemewahannya. Klik di sini untuk Informasi selengkapnya...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pengalaman Pakai Mitsubishi Xforce Dikira Pakai Mobil Listrik
Mitsubishi Xforce menjadi pilihan Adi Kamer Putra, seorang profesional yang menjabat sebagai Executive to President Director di salah satu perusahaan BUMN terkemuka. Bagi Adi, Mitsubishi Xforce menawarkan kombinasi desain modern, kenyamanan, teknologi, serta kemampuan yang sesuai untuk kebutuhan berkendara di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mengapa Mobil Hybrid dan ICE Paling Relevan Untuk Pasar Indonesia?
Elektrifikasi kendaraan terus berkembang di Indonesia. Namun, di tengah meningkatnya pilihan mobil listrik, kendaraan hybrid dan mesin pembakaran internal (ICE) masih menjadi pilihan yang relevan. Alasannya sederhana, karena kondisi Indonesia membutuhkan kendaraan yang praktis, fleksibel, dan bisa digunakan di berbagai wilayah. Selengkapnya baca di sini...
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Pandangan 360, Manuver Lebih Percaya Diri dengan Mitsubishi New Xforce
Parkir atau bermanuver di area sempit menjadi lebih mudah dengan kamera 360 derajat atau yang disebut sebagai Multi Around Monitor (MAM). Fitur kamera multiarah ini sudah menjadi standar pada keluarga New Xforce, baik berpenggerak HEV maupun ICE. Selengkapnya baca di sini..
Selengkapnya
31 Agustus 2026
Mitsubishi New Xforce ICE: Pilihan Masuk Akal untuk First SUV Buyer
Memilih SUV pertama bukan sekadar soal desain. Bagi first SUV buyer, mobil ideal harus menawarkan posisi berkendara yang lebih tinggi, nyaman digunakan sehari-hari, mudah dikendarai, sekaligus tidak membuat pemilik harus beradaptasi terlalu banyak dengan teknologi baru. Informasi lebih lanjut klik di sini...
Selengkapnya











